Google Translate

Saturday, December 10, 2016

fan page Saya :)

Teman2 terima Kasih telah mampir Ke web Saya.
Agar kita bisa menjalin komunikasi Dan sharing bersama silahkan like fan page Saya...

https://m.facebook.com/myHaCe/

Terima Kasih,
Helen

Nb. Nanti Fan Page Akan di update Lagi yaaaa

Kursus Masak Makanan Sehat dengan Saya Yukssss :)

Mau belajar Memasak secara Privat dengan Saya?
Dijamin bisa kok :)
Kita masak makanan sehat :)
Ga perlu repot Cari tempat kursus, Saya yang akan menghampiri ke tempat Anda

Untuk kelas privat : 1,2 jt per orang - Pasti Bisa
                               : 2 jt per 2 orang

Untuk kelas regular max 10 orang : 3jt
Tempat : Di Dapur Peserta
Waktu Belajar : 3 jam ( teori + praktek)

Menu Pilih Salah Satu :
1. Pempek Palembang ( Kapal Selam, Lenjer, Keriting, Telur Kecil, Tekwan) + Cuka
    free resep kuah tekwan
2. Sop Buntut Borobudur
3. Soto Madura

Hari : Sabtu mulai pukul 10.00 WiB ( sesuai appointment)

 Jakarta & Sekitarnya Free Transport
 Luar Kota ( transport ditanggung peserta)

Mau belajar Memasak secara Privat dengan Saya?
Dijamin bisa kok :)
Ga perlu repot Cari tempat kursus, Saya yang akan menghampiri ke tempat Anda

Untuk kelas privat : 1,2 jt per orang - Pasti Bisa
                               : 2 jt per 2 orang

Untuk kelas regular max 10 orang : 3jt
Tempat : Di Dapur Peserta
Waktu Belajar : 3 jam ( teori + praktek)

Menu Pilih Salah Satu :
1. Pempek Palembang ( Kapal Selam, Lenjer, Keriting, Telur Kecil, Tekwan) + Cuka
    free resep kuah tekwan
2. Sop Buntut Borobudur
3. Soto Madura

Hari : Sabtu mulai pukul 10.00 WiB ( sesuai appointment)

 Jakarta & Sekitarnya Free Transport
 Luar Kota ( transport ditanggung peserta) + Fee 500rb

contac  : 0821 1149 4145

Trainer : Helen Chandra

https://m.facebook.com/myHaCe/






Friday, December 9, 2016

Kapan Nikah ?

Kapan Nikah ?

Pertanyaan tersebut akan terus dilayangkan kepada para jomblo, apalagi seperti aku yang usia-nya sudah melampaui batas untuk menikah hehee. Baiklah, hari ini aku akan mencoba menjawab dengan segenap jiwa dan ragaku (lebai dikit) ...

Aku pernah berpacaran serius 3 kali, 2 di-antaranya pernah melamar dan mengajak menikah, tetapi Tuhan berencana lain. Karena Ia tahu bahwa aku belum siap ke jenjang itu. Aku masih dalam tahap pembelajaran dan pengertian mengenai arti sebuah pernikahan.

Aku bertanya kepada Tuhan :" Tuhan apakah aku harus menikah ? "'
Aku pun mendapat jawaban Tuhan
"Ya, karena dari keluargamulah akan menjadi berkat untuk orang lain."

Baiklah kalau begitu, tolong ajari aku Tuhan untuk mencapai proses itu...pintaku kepada Tuhan

***
Aku akan menikah ketika.... 
Tuhan yang memberikan jawaban bahwa Lelaki itu adalah BENAR dari - Nya.
Kalau benar dari-Nya, sudah pasti Lelaki itu mencintai aku apa adanya ^^, sehingga tidak ada beban dalam hubungan kami.

Hal lain adalah Faktor Ekonomi dan Keluarga
- Ekonomi ,
Aku dan Suamiku harus saling mendukung untuk mencapai ekonomi yang mapan dalam keadaan susah maupun senang. Berjuang bersama-sama.
Faktor ekonomi akan menjadi hal utama ketika sudah berumah tangga.
Saya tidak tertarik untuk memberikan pernyataan :
Listrik Mahal, Air Mahal, Bensin Mahal, Makan Mahal, dll
Sebelum pernyataan tsb keluar, alangkah baiknya semuanya direncanakan terlebih dahulu, misalnya menggunakan efek sinar matahari untuk penerangan di kala siang, menggunakan lampu2 hemat energi, menggali sumur untuk penggunaan air, menggunakan kendaraan umum saja, memasak sendiri di rumah (selain hemat, bersih dan sehat ) ^^
* khusus untuk memasak, saya sudah mempersiapkan diri untuk memasak sendiri makanan di rumah.
Aku juga tidak tertarik jika nanti ketika punya anak, akan muncul pernyataan seperti :
Susu Anak Mahal, Sekolah Anak Mahal,Pakaian Anak Mahal, dan lain-lain
Tetapi Aku mau pernyataan seperti di bawah ini yang diucapkan:
Anakku cukup sehat dengan meminum susu ini saja, Anakku akan sekolah di tempat biasa saja karena aku akan menjadi ibu dan guru yang baik di rumah, Pakaian anakku adalah yang baik untuknya, sehingga pakaian tersebut nantinya bisa diberikan kepada orang yang membutuhkan.

Kami akan mendidik anak kami dengan semampunya, memberikan pengertian kepada anak kami, bahwa ketika hidup di dunia ini, harapannya hanyalah kepada Tuhan, harus siap mental dan kuat jika kami sebagai orang tua-nya suatu saat tidak bisa mendampingi dia selamanya. Sehingga ketika kami tidak ada di dunia, dia akan terus berjuang hidup bersama Tuhan. 

Kalaulah dalam pernikahan nanti terjadi kesusahan ekonomi, aku akan siap membantu bekerja apa-pun. Entah berjualan makanan, jadi guru les, kerja kantoran, atau bahkan jadi asisten rumah tangga orang.
Dan saya sudah mempersiapkan mental saya sebaiknya.

- Keluarga
Pernikahan bukanlah antara aku dan suami. Pernikahan adalah antara aku dan keluargaku dan antara suami dan keluarganya beserta orang2 di sekitar kita.
Aku mempersiapkan mental untuk bisa hidup bersama dengan keluargaku dan keluarga suami.
Seringkali yang terjadi adanya perselisihan antara menantu dan mertua.
Aku juga tidak tertarik juga dengan hal itu. Pasti berat tetapi aku akan mencoba beberapa rencanaku: 
1. Aku harus mencintai calon mertuaku sebelum terjadi pernikahan, sebaliknya calon suami juga harus mencintai keluargaku.
2. Cita2ku adalah aku bisa bekerja sama dengan mertuaku untuk melakukan kegiatan positif. Mungkin dari rumah, kami bisa berbisnis homemade ,contoh jualan makanan( inilah tujuan aku sekolah masak hehe) . Dengan berkegiatan positif serta menghasilkan uang, tentunya hal2 negatif akan mengecil. Kami akan melakukan kegiatan sosial secara bersama-sama, memasak untuk diberikan kepada panti jompo/panti asuhan dll,  ke salon bersama , belanja bersama, jalan2 bersama.

Aku akan berusaha keras untuk mengganggap Ibu Mertua seperti Ibuku sendiri, karena Ibu Kandungku sendiri sudah pergi sejak saya berumur 14 tahun. Lagipula, dari rahim Ibu Mertua-lah , calon suamiku bisa ada, jadi saya harus lebih mencintai dia karena telah melahirkan pasangan hidupku.

Saya ingin pernikahan saya adalah wujud dari pernikahan yang dimaksudkan Tuhan. Jika saya melanggarnya, saya takut sekali membuat Tuhan kecewa T.T
  
***

Oh ya aku juga berkomitmen untuk menjaga keperawananku untuk calon suamiku. Karena hanya itu yang bisa aku berikan di hari pernikahan kami. Alangkan indahnya bisa melakukan hubungan suami istri secara sah dan direstui Tuhan ^^. Aku mau pernikahan aku suci di mata Tuhan.

Selain itu, setelah menikah, aku harus lebih rajin merawat diri .... lebih rajin spa, facial, waxing, creambath dan menggunakan pakaian yang cantik , biar suami makin cinta hehehe
Pada saat memasak pun, aku harus dalam keadaan cantik hahaa

Pokoknya pas mata suami aku terbuka, aku harus sudah cantik hahaa.... siapin pakaiannya, sarapannya dan mengantarnya di pintu rumah ketika ia akan pergi bekerja...
Doa bersama setiap pagi dan sebelum tidur, harus ada Mezbah Doa dalam keluargaku ^^ 

Walau sekarang Tuhan belum memberikan jawaban untuk tanda ke-3 padaku, Aku percaya Tuhan akan segera menggenapi-nya.
Di saat wanita lain sedang berbahagia dengan keluarganya, saya masih sibuk dengan pekerjaan kantor dan usaha sampingan saya.
Di saat wanita lain sedang asyik2-nya bersenang-senang, saya masih sendirian menulis blog dengan alunan musik rohani hehehe
Kesepian ? PASTI kok !!!!!
Tapi ada Roh Kudus yang tiap saat bersamaku, menguatkan aku sampai waktunya tiba.
Aku yakin Calon Suamiku sedang On The Way ....
Pada waktu-nya Tuhan, kami akan bertemu dan PASTI kami akan saling mengetahui bahwa
aku adalah tulang rusuk-nya dan aku menyadari bahwa aku adalah bagian dari diri-nya ^^

Jadi,  Kapan Nikah ? tunggu Tuhan Temui deh ... pasti ga lama setelah itu hehehee 

*Sebelum menikah harus doa banyak2 ^^

Tuesday, December 6, 2016

Belajar Motor ^^

Sore ini aku belajar motor hehehe.
Tanganku sampe dingin, jantung berdebar dan kakiku sedikit lemas. Sebenarnya aku trauma mengendarai motor. Waktu aku kelas 3 SMA, aku pernah bertabrakan dengan motor lain , yang penumpangnya adalah seorang wanita dan anak kecil. Untungnya mereka tidak terluka, aku ketakutan setengah mati waktu itu. Aku sendiri luka2 sekaki... pedih sekali waktu itu.
Sampe aku ga bisa menyalakan motor (dibantu org2 yg di sana), dan untungnya masih bisa pulang ke rumah. Setelah kakiku sembuh, aku ga bisa lagi mengendarai motor. Aku gemetaran waktu itu ....
Dan sampe sore ini, aku baru berani mencoba mengendarai motor lagi.

Dalam hati, aku harus bisa ... aku harus bisa.... aku harus bisa....
Dengan tangan dan kaki gemetaran dan dibantu teman kantor, aku pun mencoba belajar ....
Awalnya temanku memegang motor, lalu dilepaskannya... dan aku bisa ^^

Bisa-nya ga langsung turun ke jalan hehehe...
Bisa-nya..... mengendarai motor lurus2,belok2 sedikit hehehee
Setirnya masih belom stabil
Gas-nya jg lom stabil

Dan sekarang tanganku pegal .....

Besok2 aku akan mencoba turun ke jalan hehehe

Mungkin tak selamanya aku akan mengendarai mobil , mungkin nanti saatnya aku mengendarai motor atau bahkan kembali naik angkot atau jalan kaki hehehe....

Apapun itu... jadi wanita harus stand strong, ga usah ngarepin orang untuk bisa pergi kemana-mana...
*walau kadang2 pengen juga merasakan jadi penumpang hahahaa

Loh jadi ngelantur hehehe


Pelajaran hari ini .... pake motor matic , nanti baru belajar yg manual
Sama seperti mobil, aku bisa matic terlebih dahulu baru manual hihi

Ngomong2 soal mobil, aku tuh kepengen banget punya mobil Toyota Innova 2016 warna silver-abu di tahun ini

Hahahaha
Sayangnya belum kesampean ,
Bukannya lebih rejeki , malah banyak hutang T.T hahahaa
mana tau lah ya... ada muzijat terjadi ,
akhir taon kan masih 25 hari lagi ....hahaha


Wednesday, November 30, 2016

Penyelamat Masalahku ^^

Berat banget Minggu2 ini hehee...
Masalah yang datang bertubi-tubi
Percintaan, Pekerjaan, Bisnis, Ekonomi, Keluarga, Pertemanan....
Masalah yang menurutku sangat rumit dan datang bersamaan

Puji Tuhan masih ada Penyelamat Setia-ku
Ia benar2 tidak pernah meninggalkan aku sedetik pun
Ia yang menunjukkan jalan keluar ...
Aku hanya memasukkan Dia dalam hatiku
Mengingat-Nya setiap waktu
Memuji dan Menyembah-Nya...

Aku tahu, langkahku ke depan akan terasa berat
Tapi kali ini aku ga akan pernah berjalan sendiri menggunakan kekuatanku
Aku akan melibatkan Dia setiap waktu

Terima Kasih Tuhan Yesus....
Malam ini aku bisa tidur nyenyak
Sambil meminta jawabanMu
Untuk langkah yang selanjutnya