Google Translate

Monday, March 11, 2019

Malam Ini...

Tuhan....

Terima Kasih 

Buat alunan musik yang sangat indah 
Buat Poffertjes yang lezat 
Buat Segelas Coklat Panas
Buat Suasana Dingin 
Malam ini...

Buat Pelepasan Pengampunan Diri Sendiri 
Buat Perasaan Tenang 
Buat Perasaan Bahagia
Malam ini...

Buat aku Semakin Yakin 
Cintaku PadaMu 
dan Cintaku hanya pada dia seorang 
selamanya....







  

Sunday, February 24, 2019

New Family


Dulu banget mungkin waktu kelas 1 SMA semasa di kampung, aku pernah dikenalin dengan temannya kakak sepupu (LN)  temanku. Ada 2 orang cewe cantik, bersaudara kakak (An) dan adik(Ad) . Mereka cantik, ramah , berpakaian rapi dan berasal dari Jakarta. Orang kampung kalau lihat  Cewe Jakarta pasti rasanya kagum. Aku sendiri waktu itu jadi senang dan suka dengan mereka, tapi apa daya selain tidak seumuran, rasanya juga tidak terlalu pede untuk dekat dengan mereka.

April 2018 ....
Tak sengaja aku bertemu dengan Cewe Jakarta (Ad)yang pernah aku lihat waktu SMA di rumah duka tanteku di Bogor.  Masih cantik, ramah. Dan kami mengobrol, hatiku senang waktu itu dan sempat meminta nomor telepon-nya. Tapi tidak pernah berani mengontak dirinya, sekali lagi aku tidak pede.

Februari 2019...
Aku pergi ke rumah duka mertua kakak sepupuku LN. Kakak sepupuku bilang Ad mencariku, tadi dia sudah pulang. Langsung saja aku meminta kontaknya dan mengontaknya dengan wa dan langsung di telepon balik. Senangnya hehee....
Sejak itu kami jadi intens berkomunikasi.
Selasa kemarin syaraf kejepitku kambuh lagi, sehingga aku tidak pergi ke kantor. Dan aku mengontak Ad dan kupanggil Cici Ad. Tak disangka cici Ad datang ke tempatku. Padahal rumahnya jauh. Dia datang membawakan aku makan siang, snack dan sibuk memberikan aku gerakan gerakan untuk syaraf kejepit. Kami banyak mengobrol. Senangnya aku... dan ketika cici ad mau pulang, dia yang mengantar aku ke tempat fisioterapi. Aku pun berjanji akan ke tempat cici Ad.

Sabtu kemarin, aku pun mengunjungi cici Ad. Senangnya ketemu lagi. Kami makan dimsum  dan minum teh sampe berpoci-poci. Curhat cerita tentang semua. Tak lama kemudian An kakaknya Ad datang bersama ibu mereka. Aku pun memanggilnya Cici An dan kutanya aku panggil apa ke ibu mereka. Ibu mereka bilang panggil Oma. Tapi cici cici ga setuju. Akhirnya disepakati panggil Mami. Aku agak kagok, secara dari dulu punya keinginan menyebut mami untuk ibu mertuaku saja. Agak berat juga karena sudah lama tidak pernah menyebut kata mama.
Si Mami sampe bilang aku tidak boleh pulang karena suka sama aku. Cici Cici juga. Aku juga bilang aku juga senang sama mereka. Jodohnya ketemu mungkin baru sekarang ya ....  Menjelang malam , kedua suami cici cici juga datang buat makan malam. Jadilah kami ber-6. Mereka sangat baik dan aku sangat terharu.

Saatnya pulang...
Ditegaskan lagi sama cici Ad, panggil apa ke mami. Mami sempat mikir dan akhirnya menjawab :" panggil Mami Manja aja ya, yang manja Maminya"
"Oke" jawabku langsung.
"Yeay punya adik bungsu" kata cici Ad
Dan kami pun berpisah saling memeluk, mencium pipi dan aku bilang :" Terima Kasih Mami Manja"
(dalam hati kesampaian juga punya mami walau bukan ibu mertua)

Tuhan memberikan keluarga baru yang sangat menyemangatiku untuk segera pulih dari syaraf kejepit dan aku sudah ditegasin tidak boleh menyetir sampai sembuh total.

Ada hal yang aku pelajari malam itu , bahwa untuk menjaga kebersamaan sangat diperlukan pengendalian diri seperti di mana yang harusnya bisa emosi tetapi mengalah sehingga tidak terjadi masalah dan tetap tersenyum.

Thanks God ...
For my new family 😍

Wednesday, December 12, 2018

Pengalaman Ke RS Pelni Petamburan Pakai BPJS

11 Desember 2018

Aku meminta surat rujukan ke Faskes 1 di Puskemas Tanjung Duren Utara Jakarta. Sempat bingung karena aku tidak pernah ke dokter orthopedi dan menggunakan BPJS. Tiba-tiba saja ada seorang Bapak yang duduk di sebelahku dan dia langsung bertanya aku mau ngapain ke sini. Setelah kujelaskan, ternyata Bpk itu juga ke dokter orthopedi dan dia merekomendasikan aku untuk ke Rs Pelni Petamburan. Katanya bagus dan memuaskan. Setelah konsultasi denga pihak Puskesmas, mereka juga merekomendasikan ke sana. Akhirnya kupilihlah ke Rs Pelni dengan rencana kunjungan tgl 14 Desember. Aku pun menelepon Rs Pelni dan meminta besok tgl 12 untuk ke sana. Dan aku diperbolehkan datang besok pagi sebelum jam 8 pagi karena kebetulan dokternya ada. 

12 Desmber 2018 
Aku pun mengendarai mobil dari arah Grogol menuju Rs Pelni lewat Slipi. Ternyata di Slipi ada aturan ganjil genap dan aku pun ditilang Pak Polisi. Aku sudah pasrah saja, karena aku jarang lewat jalan itu. PAk Polisi bertanya aku mau kemana, aku jelaskan mau ke Rs Pelni. 
Pak Polisi : Siapa yang sakit ?
Aku : Aku Pak, mau ke dokter tulang
Pak Polisi : Hah Dokter tulang ? kamu yg sakit?
Aku : iya Pak.. aku ga bohong ini surat rujukannya...
Pak Polisi : Saya percaya... Ya sudah... berhubung kamu lagi sakit, kamu jalan aja sekarang... 
Aku : Nanti kalo di depan di tilang lagi gimana Pak ?
Pak Polisi : Bilang saja sudah dari saya, saya yang tanggung jawab, ayo jalanlah skrg...
Aku : Baik Pak... terima kasih yaaa
Puji Tuhan banget Pak Polisi ga jadi tilang aku hehe.
Sesampai di RS, aku bergegas mendaftarkan diri. Rupanya RS sudah dipenuhi pasien. Sempat down krn mikir bakal sampai sore, sedangkan aku hanya minta izin setengah hari dr kantor. 
Karena aku pasien baru BPJS, jadi antrian-ku ga banyak. Aku pun cepat dipanggil untuk mendaftar. 
Dan diperbolehkan langsung konsultasi ke dokter. Setelah sampai di tempat Dokter, ga lama aku pun dipanggil lagi dan ketemu dengan dokter langsung (cepet banget ga pake lama). Setelah konsultasi, Dokter menyuruh aku untuk MRI langsung. Aku pun ke tempat MRI dan aku pun bisa langsung MRI. Senang banget ^^. Aku mendapat nomor 5 dan MRI baru nomor 1. Ternyata tunggunya lama hehe.... sekali MRI membutuhkan 30-45 menit . Aku pun pergi ke tempat pengambilan obat, lalu balik lagi ke ruang tunggu MRI . Akhirnya sekitar jam 12.20 WIB, aku MRI selama kurang lebih 30 menit . Walaupun aku pake kawat gigi dalam yg permanen aku diperbolehkan MRI karena aku MRI Tulang Belakang. Kalau MRI Kepala mungkin tidak diperbolehkan. Bayangkan kalau aku harus melepas kawat gigi permanenku bisa batal MRI, krn aku harus ke dokter gigi. Setelah MRI, aku pun mengambil obatku, lalu aku langsung mendaftar lagi untuk konsultasi di hari Senin. Semoga saja hasilnya Bagus ya ....
Pengalaman ke RS Pelni sangat berkesan : Semua Staff RS sangat ramah dalam menjelaskan pertanyaanku. Semua terkomputerisasi. Pokoknya keren deh !!






Wednesday, September 26, 2018

Sebagian Ceritaku ...




Puji Tuhan ... Buku Perdana akhirnya sudah terbit....
Bagi yang berkenan silahkan mampir ke link ini

http://www.leutikaprio.com/produk/111131/agama_kristen/18091684/sebagian_ceritaku/16037366/helen_chandra


Untuk pemesanan by wa bisa menghubungi saya di : 0815 3750 0978
Biaya Cetak Buku Rp 44.000,- (Tidak termasuk Ongkos Kirim)

Terima Kasih....
Semoga Bermanfaat Bagi Kita Semua.... Amin

Tuesday, September 18, 2018

Tentang Buku Lagi

Setelah bermimpi bertahun-tahun menerbitkan sebuah buku akhirnya kesampaian juga.
Buku ini sebagai ungkapan rasa terima kasih dan sekedar koleksi pribadi.
Saya tidak berpikiran hal lain dari buku ini, hanya untuk kepuasan pribadi saja. 
Kalau bisa bermanfaat bagi orang lain, saya akan bahagia sekali. Semoga oh Semoga....

Sempat ga ada ide waktu mikirin konsep design cover depan dan cover belakang.
Untunglah dibantu Ko Jim, jadinya bisa selesai hari ini, thank you...

 Buku Perdana-ku dijadwalkan akan di publish tgl 26 September 2018 di www.leutikaprio.com
Untuk harganya saya juga belum tahu,  semoga ga mahal ya. 
Nanti saya mau beli juga buat papa saya, soalnya saya baru dapat buku-nya bakal agak lama. 

Jadi kepengen punya perusahaan sendiri jadi bisa punya uang dan waktu sendiri.  
Terus bisa jalan-jalan sambil nulis ....

Hahaha....
Can't Wait