Google Translate

Wednesday, November 30, 2011

Pohon Natal

Sekitar tiga minggu lalu, aku dan keluargaku berbelanja di sebuah toko di mall. Di sana aku melihat pohon2 natal yang indah.Aku sangat ingin memiliki pohon natal yang besar dan tinggi. Sayangnya ,semua belum bisa terealisasi karena hidupku yang nomaden. Inginnya punya pohon di rumah sendiri,minimal di rumah suami lah hehehe.

Back to pohon natal, mataku tertuju pada satu pohon natal kecil dalam kotak kaca. Pohon Natal itu berukuran sekitar 30cm,ada salju di sekitarnya beserta hujan saljunya,dihiasi lampu2 dan musik natal nuansa jazz. Indah sekali.....

Aku memanggil keluargaku untuk melihatnya. Mereka pun terlihat kagum dengan pohon itu. Hatiku tergelitik untuk membelinya.Cocok sekali di taruh di meja samping ranjangku.Aku pun mengecek harganya,750rb.             Alamak.....mahal sekali..........
Niatku membelinya langsung turun menjadi 10%. 

"Gimana nih Pa? mahal banget..." kataku ke papa sambil berharap2 dibeli-in :P
"Mahal sih,belinya pas udah lewat natal aja,nanti kan diskon tuh,trs kamu simpan buat di pake tahun depan" kata papa sambil senyum2
"Taon depan pohonnya udah model baru Pa...lagian masa disimpen setahun,yah udahlah ga usah belilah"kataku  sewot....

Malam ini, aku kembali melihat pohon natal. Itulah kenapa aku teringat pada pohon natal kecil. Kali ini tak ada niat menggebu untuk membeli pohon natal. Aku sudah sadar bahwa sebenarnya aku sudah memiliki Pohon Natal. Pohon Natal itu Ada di Dalam Hatiku. Pohon yang harus kujaga tiap hari agar terus bertumbuh. Pohon yang harus dipupuk terus dengan ucapan syukur meski dalam kesedihan, pohon yang harus disiram dengan cinta walau dalam kelukaan. Pohon yang selalu bertahan dalam pengharapan kepada Tuhan.

Pada saatnya yang tepat, Pohon Natal di Rumahku adalah Wujud dari Perpaduan Pohon Natal di Hatiku & di Hati Patner Hidupku ^^... 


Friday, November 25, 2011

ini jawaban saya...


Saya harus jujur bahwa saya sudah tidak merasa nyaman berteman dengan kamu. Hal ini disebabkan karena kata-kata yang kamu ucapkan selalu ke arah negatif. Sedangkan saya anti negatif. 

Setiap orang itu pasti punya masa lalu yang kelam,punya karakter jelek,dll. Tapi di balik semua itu, ia pasti punya kata hati yang bersuara positif alias punya sisi baiknya.

Daripada terus mengatakan hal negatif,kenapa ga mencoba mendalami sisi baik yang ada?
Hidup ini sudah sangat keras,jangan diperberat dengan negatif lagi,jadinya double.

Untuk hal-hal yang sudah terlanjur,belajarlah untuk mengambil hikmahnya. Belajar membuat resiko itu    
menjadi bagian dari hidup yang tak perlu disesali.

Mulai sekarang hidup optimis,input di otak hal penting saja. Dan ucapkan terima kasih untuk setiap hal yang kamu terima.

Ucapkan kata maaf itu dengan perubahan sikap kamu.

Kesempatan dan Hidup Baru itu ada di depan mata. Jangan disia-siakan lagi...
Biarlah nanti semua orang menjadi nyaman didekatmu.
Saya yakin hidupmu akan lebih berwarna.

Wednesday, November 23, 2011

Aku dan Kamu ....

*******
Muka-mu sedikit berjerawat
Kulit-mu lebih hitam
Cuek-mu tetap sama
Kepo-mu masih ada
Tatapan mata-mu yang penuh Emosi 
                                        masih tersisa....

Jantungku bergetar melihatmu....
Bahagia itu ada di hati kecilku...

Bolehkah aku menata lagi hatimu ?
Dengan serangkai kata maaf
atas ke-tidakdewasaan-ku ?
Bukalah hatimu kembali...
Beri aku satu kesempatan...
Merajut kenangan indah yang baru...


**********
Terus terang kuakui...
Ada lapis keraguan dalam bayangku
Tuk memulai langkah baru bersamamu
Walau ku tahu...
Dirimu menjanjikan sejuta bahagia

Tolong beri aku waktu
Tuk mengurai jejak masa lalu
Tuk keringkan luka yang pernah ada
Agar kelak bersamamu ...
Tiada sesal menyertainya ... (harvest)

*************

Aku masih di sini...
Menunggu-mu...
Menanti-mu...
Sampai luka-mu benar2 kering...

Aku tak peduli kata orang
Tentang kesia2-an waktu-ku
karena tiap detik aku jatuh cinta
hanya padamu.....

*******

Tuesday, November 15, 2011

Dearest Cece Darlingku ...


Cece, thanks atas kebersamaan selama sama2 menjadi  Nona. Karena cece lahir dulu ke dunia, maka cece pula yang duluan melepaskan status Nona menjadi Nyonya. Dengan rela aku harus mengikhlaskannya,karena jodoh di tangan Tuhan. 

Terima kasih sudah mengajarkan beberapa ilmu kerumah-tangga-an ,pelajaran tersulit yang pernah kutemui. Terima Kasih buat  ajarannya untuk menghapal jalan2 di Jakarta yang sampe sekarang aku tak pernah hapal hahaha. Terima kasih atas pertengkaran selama ini. Terima Kasih buat CD asli  Wang Lee Hom (fresh from Taiwan hehe). Terima kasih telah menjadi panitia pindah2 kost (haduhh ce,sapo lg yg bantu kalo aku pindah lagi ???!!??? next pindah ke rumah suami be hahahaha).

Maaf kalo selama ini aku selalu merepotkan. Merepotkan dari kecil sampai sekarang. Merepotkan mewujudkan keinginan2ku yang sangat banyak. Just u darling… yang selalu support all my dreams.Salah satu mimpi terindah adalah ketika mengetahui dia akan menikahi cece. Tuhan memberikan yang terbaik buat cece.

Happy wedding  20-11-2011 ^^.  Hidup Baru yang Tepat Pada Waktunya dan menjadi hidup baru bagi papa,koko dan adek juga^^.  Loveeee U so much.

Pada akhirnya cece akan transmigrasi dan aku tetap mempertahankan status urbanisasi . So,we must saling mengunjungi . Pasti merindukan Window Shopping di Petak 9 & makan di Satoo, Refleksi di Shogun n Nonton Film Horor ^^.          

Dan terakhir… Terima Kasih buat hal2 yang cece lakukan di minggu2 kemaren (u know lah), yang bikin aku hepiiiiii sekali,thanks for the OPEN yo ce. Trust me… aku sudah ikutin saran2 papa,melihat dengan hati ^^… sekarang tinggal berserah ke Tuhan ^^… Big Thankssssssss…… ^^….. muach…muach….

Kadonya Doa… 

“ Tuhan…terima kasih telah mempertemukan cece dengan tulang rusuknya. Jikalau beberapa hari lagi mereka akan berkomitmen untuk menjalani kehidupan bersama2.  Aku berdoa Tuhan, jadikan ia seorang istri yang bijaksana, jadikan ia seorang istri yang terbaik buat suaminya. Aku juga berdoa Tuhan, buat suaminya agar selalu mencintainya,menyayanginya sama seperti ia mencintai-Mu. Tuhan,berkatilah pernikahan mereka,biar menjadi berkat buat kami semua. Terima Kasih Tuhan…Engkau sangat baik… Aminnnn…..”  

Bingkisan nya nyusul ya ^^....

*cece = kakak perempuan satu2nya *

Thursday, November 10, 2011

Singleness

Pembicaraan 2 orang sahabat (cewe) pada suatu malam......

A : "saya galau mengenai pasangan hidup"
B : "hmmm... kamu masih muda,lebih muda dari saya,nikmati saja"
A : "apa saya terlalu memilih ya ?"
B : "ga juga-lah... kan kita pemegang prinsip 3S..seiman,seimbang,sepadan"
A: " itulah..kadang hanya ada salah satu S "
B :" berarti bukan dari Tuhan donk...sabarlah"
A :" mang ciri2 dari Tuhan itu gimana?"
B : " dari berbagai sumber,pertama adalah ada damai sejahtera dan sukacita saat bersama, kedua iman kita bertumbuh,begitupun sebaliknya (sama2 memberikan aura positif), dan ketiga adalah adanya karunia saling merasakan,bisa merasakan apa yang dirasakan pasangan walau terpisah jarak "
A :" kadang pun cuma ada salah satunya..."
B : " percaya saja,melalui proses ini, kita akan semakin ditunjukkan yang terbaik"
A :" pengalaman pribadi ?"
B :" iya.... dulu saya hampir menikah di usia muda, Puji Tuhan ga jadi,kalo jadi, saya ga tau bagaimana rumah tangga saya. Kemudian saya menjalani hubungan lagi dan kembali kandas. Sampai akhirnya saya sadar bahwa persepsi saya mengenai "relationship" selama ini salah,ketika akhirnya saya bertemu dengan seseorang yang benar2 membuat saya mencintainya tanpa alasan"
A : "maksudnya ?" 
B : " 3S ada padanya,3 ciri juga ada padanya.Dari lelaki ini saya sudah mengerti bahwa sosok yang akan menjadi pendamping saya ini adalah seperti dia."
A : " kenapa ga menjalin relationship dengannya ?"
B : " saya baru sadar 3S dan 3C ada padanya setelah dia pergi."
A:  "lalu bagaimana kamu mengatasinya ?"
B : "Tuhan memberikan waktu singleness kepada saya..."
A : "Singleness ?"
B : "Singleness adalah waktu dimana saya belajar mengenal siapa diri saya,dan mencoba menyelami apa maksud Tuhan dalam hidup saya. Singleness bisa dikatakan sebagai kawah candradimuka bagi orang2 yang siap untuk menikah.Dulu sempat saya berpikir untuk tidak menikah,sekarang saya sudah disadarkan bahwa Tuhan sudah menciptakan Adam saya,dan saya harus Siap ketika bertemu dengannya untuk memuliakan nama Tuhan. Dan saya amat bersyukur menjalani proses singleness ini"
A : "Apakah saya juga dalam masa sigleness yah?"
B : " Yang tahu hanya kamu sendiri...ga usah galau,jalani waktu singleness kamu dengan hal2 positif supaya cepat dipertemukan dengan jodohmu. Pada waktunya Tuhan pasti mempertemukannya."
A : " Bagaimana dengan kamu ? Bagaimana mengendalikan semuanya dengan tenang ?"
B : "Saya hanya yakin Bapa-ku menyediakan yang terbaik, saya juga berdoa meminta konfirmasi Bapa,apabila dia Adamku, "dia" akan kembali,dan melihat saya yang sudah diubahkan Tuhan. Serahkan semua ke Tuhan dan otomatis Tuhan yang akan mengendalikan semuanya.Ketenangan terletak pada bagaimana kita mengiklhaskan sesuatu, saya pun belajar iklhas melepaskan dia apabila memang bukan untuk saya,toh Bapa akan memberikan yang the best,"
A :" Thanks yah.... saya akan menjalani singleness ini dengan sebaik2-nya "
B : " U're welcome, love yourself and enjoy your singleness"



******
Dari berbagai sumber....^^...

Wednesday, November 9, 2011

"Sandal Papa"

Satu2nya pria yang paling enak diajak belanja adalah papaku^^. Dia akan rela menemaniku naik turun tangga eskalator di mall. Dia juga tidak pernah komplain jika aku berlama-lama di Gramedia. Dan akhirnya dia akan ikut sibuk memilihkan buku untukku.

Pada waktu ke counter sepatu sandal. Ada tulisan diskon 50%, papa langsung memberi aba2...
"Len,diskon tuh...50%". Aku pun berhenti untuk melihat sepatu dan sandal diskon-an. Ada satu sandal yang aku suka, harganya murah dan lumayan enak dipakai. Aku mencari pramuniaga untuk meminta yang baru. Sayangnya, karena toko tersebut sangat ramai, pegawainya satu pun tak kelihatan. Karena lama menunggu,aku pun melihat2 tempat lain dan sebelum pergi, aku sempat bilang :"Pa..aku pengen loh sandal itu,nanti deh kalau ketemu pramuniagnya..."

Sembari melihat2 sepatu lain, tak kuduga papa tidak ada dibelakangku. Waktu itu aku ingin bertanya bagus atau tidak ketika mencoba sepatu. Aku mencari papaku..menegok sana,menegok sini.... ehhh ternyata papaku masih di counter sandal diskon 50%. Papa masih berusaha mencari pramuniaga. Aku pun balik lagi ke sana, sebenernya aku sudah ga begitu tertarik lagi dengan sandal itu.Sepertinya papaku yang lebih tertarik. Akhirnya,ada pegawai,dan aku pun mencobanya,dan langsung membelinya.Papa senyum2 saja ketika kuputuskan untuk membelinya.

 "Yah...selain murah sekali,itu bukan highheels, ntr kakimu sakit kalo pake highheels" kata papa setelah kubayar di kasir....

OMG...pantesan papa ngomel terus kalo aku pake highheels hihihihihi....
ga tinggi Pa cuma 5-7 cm highheelsku hahahahahhaa...............

Tuesday, November 1, 2011

“Precious Lesson” – part 3 - END-


Januari 2011
Dalam perjalanan pulang dari kantor sekitar jam 6 sore, hp-ku berbunyi. Aku mengangkatnya.
“Ya Do… ada apa ?”
“ Kamu lagi di mana Yumai ?”
“ Lagi di jalan otw ke rumah,what’s wrong Do? Telepon jam segini?”
“Ga pa pa… nanti malam siap2 yah,aku jemput,kita makan bubur ayam”
“Hah??????”
“  … jam 8 malem yah”
“Kamu lagi di mana?”
“ Lagi otw bandara ke rumah”
“Hah???????”
“Ga usah banyak Hah… yah dah hati2 di jalan yah”

Aku pun mencubit pipiku, ahhhh sakit,ternyata aku ga sedang bermimpi…berarti Dodo ada di sini. Rasanya jantungku berdetak sama seperti naik tornado di Dufan.  

Jam 8 malam, Dodo tiba di rumah. Segera kutemui ia, dan langsung teriak….
“Dooooo…. Kamu beneran bikin aku syok tau ga,tiba2 nongol begini”
 “Lusa kan kamu wisuda,aku sengaja minta dipercepat hari ini pulangnya, biar bisa hadir dalam wisudamu… selamat yah…calon Akuntan Publik” kata Dodo sambil tertawa.
“Thanks yah Do… atas supportnya selama ini “

Kami makan di bubur ayam,sambil membahas pekerjaannya,kami juga membahas tentang TOEFL-ku.
Membahas pakaian yang akan ia gunakan untuk wisudaku. Ada perasaan nyaman bila di dekatnya,semua beban rasanya terasa ringan. Walau Cuma bicara.

Ketika Pulang, sebelum aku buka pintu mobil, Dodo memberikanku sebuah dress.
“Do..ga salah nih,buat apa dressnya?”
“ Buat dipakai waktu kita dinner di Bale Raos. Katamu di sana ada ada piano live. Sekali2 pakai pakaian formal- lah, Sehabis wisuda kita makan di sana,sekalian penebusan janjiku n sykuran wisudamu”
“Oke….Thanks yah”

Tuhan… terima kasih buat dress yang diberikan Dodo. Aku senang sekali…Dress warna putih….

Finally, aku mendapatkan nomor registrasi untuk gelar akuntan publik. Senangnya,apalagi Dodo saat itu datang membawakanku bunga .

Malam itu kami makan di Bale Roast,dentingan lagu Mandy Moore “I Wanna Be With You” terasa indah sekali.

Ketika aku mengambil minum, tiba2 aku ditabrak seseorang dan air itu tumpah mengenai dress putihku.

“Maafff..”kata orang itu
“Yah sudah tidak apa2…” sambil me-lap dressku  aku menoleh  orangnya
 “Yumai…maapppp…. Kamu sama siapa?”
“Fadely !!! sama Dodo,kamu?”
“Aku baru abis seminar di sini”

Akhirnya kami makan ber4 dengan Fadely dan seorang cowo teman kantor Fadely.

“Yumai dah lama kita ga bertemu yah,terakhir kali yang aku anterin kamu pulang,masih inget ga?” kata Fadely sambil menuangkan teh di gelasku.
“Hah? Oh iya…. Yah udah lama banget”… aku tersenyum
Dianter Fadely, pada waktu dinner dimana  Dodo waktu itu mangajak cewe gumanku
“Aku mau ambil salad dulu yah di sana…”  kataku sambil berdiri
Fadely langsung berdiri :” Kamu duduk aja,biar aku saja yang ambil buat kamu “….
Tanpa aku sempat mengucapkan terima kasih, Fadely sudah berjalan jauh.
Kulihat Dodo hanya senyum-senyum saja. Aku pun tersenyum ke Dodo.
Ketika Fadely datang membawa saladku,Dodo pamit ke toilet, tak lama temannya Fadely pamit pulang. Tinggallah aku dengan Fadely.

“ Yumai,Dodo pulangnya kapan sih?” tanya Fadely
“Seminggu lalu”
“Ohhhh..kamu sering contac dia yah?”
“Iya… sering banget dan Dodo baek banget yah”
“ Ohhhhh…. Trs kapan lagi dia pulang Manado?”
“Ga pulang lagi … dia dipindahtugas ke sini…”
“Wahhh kamu banyak tahu ttg dia yah?”
“iya donkkk”
“muka kamu merah Yumai… hmmmm…. “
“ah kamu bisa aja”….duhhh aku jadi malu.
Dodo yang lama sekali dari toilet pun tiba…
“Wah kalian hepi banget ,cerita apa nih?” kata Dodo sembari duduk
“Ga kita Cuma gurau aja….” Jawab Fadely 

Pulang dari makan malam,kami mampir ke toko buku. Aku ingin membeli kamus bahasa Rusia. Fadely menemaniku mencari kamus tersebut. Dengan cekatannya memilihkan untukku. Aku sesekali melihat Dodo, Dodo dengan asyiknya melihat buku lain. Hmmmm kenapa Dodo tidak ikut menemaniku ?Bukannya Dodo sudah berjanji mau menemaniku? Pertanyaan dalam hatiku.  Setelah mendapatkan kamus, aku dan Fadely mendekati Dodo. Dodo pun menghindari kami dengan berpindah mencari buku lain.

Akhirnya aku memilih untuk membayar di kasir. Kurasakan ada orang yang mengikutiku. Dan ketika kutoleh orang itu adalah Fadely. Saat itu aku melihat Dodo, Dodo hanya terseyum. Aku pun terseyum juga. Lagi-lagi bukan Dodo yang menemaniku membayar di kasir.

“Yumai, kamu ikut saja denganku pulangnya..rumah kita kan searah,Dodo kan jauh”
“hmmmm…terserah sih….”  kasihan juga Dodo udah seharian menemaniku,pasti capek pikirku saat itu….

Dodo tak keberatan . Malam itu aku pulang bersama Fadely. Aku banyak bercerita tentang Dodo ke Fadely,tentang kekagumanku pada Dodo,tentang dukungannya saat aku sedang susah,tentang semua yang membuat aku bahagia. Fadely hanya diam saja waktu aku cerita tentang Dodo,diam sampai aku turun dari mobilnya.

Tuhan… ada perasaan tak enak di hari ini. Kenapa aku merasakan dinner syukuran wisudaku jadi kacau balau yah?? Aduh Tuhannnnn,kenapa jadi Fadely yang terus bersamaku malam ini, kenapa Dodo terlihat cuek sekali kepadaku? Ada apa ini ?

Sejak hari itu, intensitas komunikasiku dengan Dodo semakin jarang. Kemungkinan Dodo sibuk dengan pekerjaan di sini. Aku mencoba memakluminya. Terkadang Dodo pun tak sempat jika aku meminta ia menemaniku untuk pergi ke perpustakaan atau sekedar makan malam.

Ketika ujian ulang TOEFLku berhasil, tanggapan Dodo biasa saja. Pada saat aku mendapat promosi jabatan,Dodo juga biasa aja. Tidak ada lagi motivasi darinya.Semuanya datar.
Keinginan utama untuk ke gereja bersamanya tak tersampaikan. Tiap Minggu aku selalu menoleh ke pintu gereja,berharap Dodo datang. Tapi Dodo tak pernah muncul.


Februari 2011
Tuhan… sudah sebulan ini, jarak aku dan Dodo sudah semakin jauh. Ada apa sebenarnya Tuhan? Apakah kesibuk-annya sampai membuatnya lupa padaku? Bahkan aku sakit pun,ia tidak mempedulikan aku. Kenapa aku tak bergairah untuk menjalani hari2ku tanpanya Tuhan? Apakah aku benar telah jatuh cinta padaNya ? Tuhan…apabila cinta itu ada, tunjukanlah jalan kemana arah cinta ini, Tuhan… biar cintaku ini adalah sama seperti Engkau mencintaiku..tanpa pamrih dan tanpa alasan. Amin….

21 Maret 2011
Hari ini Dodo berulang tahun. BBM-ku yang semalam kukirimkan, baru dibalas pada pagi harinya. Aku bergegas ke toko lukisan. Sudah sebulan lalu aku memesan lukisan foto Dodo pada saat dia snorkeling di pantai Bunaken.

Kemudian aku menuju ke supermarket, membeli mie, ayam,telur,sayuran  dan buahan. Sudah sebulan ini juga aku berlatih memasak mie ulang tahun. Dodo paling suka makan mie goreng ayam dengan telur mata sapi.
Setelah selesai, aku ke parkiran mobilku. 

Aku baru ingat,aku harus  membeli pigura dan kertas kado untuk lukisanku. Aku pun membawa lukisan itu ke dalam mall lagi,mencari toko aksesoris. Lukisan itu terbungkus atas desainku sendiri . Dengan senangnya aku berjalan menuju pintu parkiran. Tiba2 lukisan itu terlepas dari tanganku. Untunglah tangan kiriku sempat menangkapnya sebelum terjatuh. 

Ketika aku meluruskan badanku, aku melihat sosok seseorang di restoran.Kudekati restoran itu,ku-intip dari samping, ternyata benar sosok itu adalah Dodo. Di depannya ada seorang wanita,anggun sekali. Di meja mereka ada “tart” . Mereka terlihat bersenda gurau dengan asyiknya.
Jantungku berdetak semakin kencang. Aku terus melihat mereka,Dodo memotong tart itu lalu memberikan kepada wanita itu, kemudian si wanita itu menyuapkan tart itu ke Dodo. Air mataku mengalir, aku tidak tahan lagi,aku berbalik lalu berjalan secepatnya menuju parkiran mobil.

Tuhannnnn….aku berteriak sekencang2nya di dalam mobilku. Ada apa ini ?????  
Segera kusetir mobilku dengan sekecang-kencangnya….
*****
Kubanting pintu kamarku, lalu aku menangis….

Mama terkejut melihatku,langsung menghampiriku. Aku bercerita dari awal sampai akhir, semuanya ke Mama sambil menangis tersedu-sedu. Mama memelukku lalu berkata  :

“ Menurut mama, telah terjadi kesalahpahaman pada waktu makan malam syukuran wisuda. Tidak seharusnya kamu berdua dengan Fadely,dan tidak sepatutnya kamu pulang bersama Fadely,karena kamu pergi bersama Dodo”
“Tapi… maaa… kan rumah Fadely searah..dan aku ga meminta Fadely untuk terus menemaniku saat itu…yang aku harapkan Dodo” kataku sesegukkan…
“Kelakuan dan hatimu tidak sinkron Yumai…. Orang lain cuma melihat kelakuanmu,tidak sampai ke dalam hatimu.Jika hatimu berkata untuk bersama Dodo,kenapa kelakuanku justru menunjukkan seolah2 kamu enjoy bersama Fadely”
“Aku tak mengerti Ma..kukira biasa aja….”
“Ya sudahlah… jika Dodo benar2 suka padamu,seharusnya dia akan memperjuangkan kamu. Mungkin benar dia Cuma mengganggap kamu hanya sebagai teman dekatnya. Cinta kan ga bisa dipaksakan. Yumai, cinta itu saling memberi dan menerima. Jika hanya ada salah satunya,maka tidak akan terjadi cinta tapi luka. Jadi kamu harus benar2 paham kepada siapa cintamu diserahkan. Sekarang serahkan semua pada Tuhan…biar Roh Kudus yang menghiburmu…lalu istirahatlah…” Mama mencium keningku lalu keluar dari kamarku.

Tuhan…. Hatiku sakit sekali melihat peristiwa tadi. Ternyata benar dugaanku,Dodo telah bersama wanita lain sehingga ia tidak mempedulikan aku lagi. Aku tahu Tuhan, benar aku tak pantas mengharapkan apa2 dari hubunganku dengan Dodo. Kuatkan aku Tuhan…kuatkan aku bila dia bukan untukku,kuatkan aku Tuhan, bila di hari-hari ke depan nanti,tanpa Dodo…..

Sayup2  terdengar lagu ini….
Love of my life
You hurt me,
You broken my heart,
Now you leave me

Love of my life can't you see,
Bring it back bring it back,
Don't take it away from me,
Because you don't know what it means to me
(Queen)

April 2011,
Untuk pertama kalinya aku bangun pagi di hari Sabtu setelah tanggal 21 Maret. Kubuka laptopku,melihat email yang sudah lama tak kubuka. Setelah selesai membaca sebuah email yang menarik ,kumatikan laptop,mandi dan pergi.

Aku menuju ke penjualan tiket pesawat, ke money charge menukar USD, membeli perlengkapan baju musim dingin,dan lain-lain. Tiba di rumah,aku mengemas barang-barangku.

Aku meminta mama,papa dan kakakku berkumpul di ruang tamu.
“Pa,Ma…  aku akan ke Rusia mengambil S2 ku, aku berhasil mendapatkan beasiswa,Minggu Depan aku berangkat “
Mereka hanya diam saja….
“Lho kok pada diam? Hellooo?”
Tiba-tiba mereka kompak memelukku,
“Selamat yah,akhirnya perjuangan beasiswa ke Rusia selama ini berhasil juga" kata Papa....
“Iya nih Pa, aku merasa beruntung sekali,semua udah siap ,aku dah beli tiket ke Moskow,udah beli perlengkapan baju,uang buat polis asuransi, registrasi paspor,dan lain-lain.Perhitunganku,uangku cukup sampai aku menyelesaikan S2.Di sana nanti aku kerja part time di kedutaan,aku juga sudah menghubungi  Sherly,tetangga kita. Sekalian aku bisa ikut Paskah Orthodoks di Rusia “
“ Bukan karena sakit hati kan?”mama bertanya pelan….
“ Sakit hati pasti ada Ma,aku kan punya perasaan juga. Dari pada aku stress di sini,mendingan aku pergi aja menimba ilmu sekalian introspeksi diri menjadi wanita bijak,biar nanti pas ketemu tulang rusukku,aku sudah siap untuk membina sebuah keluarga.Mau belajar seperti ketaatan Rut yang akhirnya ketemu Boas tepat pada waktunya.Tuhan sudah memberikan Dodo buat aku belajar Ma…belajar untuk mendoakan orang yang kita cintai, belajar lebih mengerti lelaki,belajar mengerti apa arti cinta. Cinta yang memberi saja berarti ikut bahagia melihat orang yang kita cintai bahagia.”
 ***********

Sebelum aku berangkat, aku mememandang sekeliling isi kamarku….
Masih tertata pasir pantai Bunaken dalam botolnya di meja kerjaku, masih ada dress putih di lemari kacaku, dan terpajang lukisan foto Dodo di dinding kamarku.

Tuhan…meskipun aku tak bisa memiliki hatinya, aku bahagia dengan pemberian darinya…..Walaupun sekarang dia jauh dariku,aku tidak akan jauh dariMu,tetaplah menjaganya Tuhan,tetaplah kau tutup bungkus dia dengan kuat kuasa darahMu.
Terima kasih Tuhan buat Precious Lesson yang Kau berikan…dan kuserahkan semuanya ke dalam tanganMu ,bersamaMu..ku takkan goyah…

--------------------------------------------------------Selesai--------------------------------------------------------------------------



Thanks to Kartika,Vivie,Gladies,Nini ^^…. 
Big Thanks to Maya Shinta...u know me well ^^
Special Thanks to Google ^^