Google Translate

Monday, January 9, 2012

Mungkin Jodoh

"oooohhhh tidakkkkkkkk....." teriakku. Aku terbangun. Hari sudah pagi rupanya. Keringatku bercucuran.Baru saja aku bermimpi dikejar2 segerombolan ular di tengah hutan. Aku berlari dengan sekuat tenaga sampai2 tak melihat ada ular besar didepanku. Dan dengan mudahnya aku di tangkap ular itu.
Untung cuma mimpi
*****
"Mba... besok kita nonton yah,tadi ditelpon mba belum ada acara.Semua sudah beres,mba tinggal bawa diri aja" kata adikku ketika aku baru saja sampai di depan rumah sepulang dr kantor
"loh...?" tanyaku
"Mba kan janji mau nemenin aku nonton,nanti kita nonton bertiga,sama kakak temenku,pokoknya besok malem jam 7 mba siap2 aja.Ok?"ocehnya sambil berlalu....

Aku hanya bengong memandangnya pergi. Adikku satu2nya yg manja emang doyan nonton.Belakangan ini karena kesibukanku,aku jarang menemaninya. Kali ini dia yang mengatur semuanya,bahkan film apa dan dengan siapa pun aku tak tahu.

Karena penasaran, malamnya aku mengintograsi adikku. Rupanya acara nonton ini adalah ide adikku bersama dengan teman2nya yang bertujuan mengenalkan aku dengan kakak salah satu temannya.
Mereka yg jumlahnya 5 orang mempunyai tugas masing2,
1. Bertugas menjadi Perantara,tugasnya memastikan apakah jadwalku dan jadwal kakaknya kosong
2. Bertugas sebagai Penyusun Acara,menyusun jadwal setelah pulang dari kantor,siapa yg menjemput,ke resto mana kami akan dinner,dan jalan pulang yang harus dilalui
3. Bertugas mengecek film2 apa yang belum pernah kami tonton, dan menentukan film apa yang cocok.
4. Bertugas sebagai pembeli tiket dan mengatur tempat duduknya
5. Bertugas untuk menemani acara ini
Rencana mereka tersusun dalam waktu 15 menit.

Aku hanya tertawa setelah mendengar penjelasan adikku. Yah... sembari menyelam minum air katanya, dia bisa nonton sekaligus bisa mencarikan jodoh untukku.
*****
Karena ada meeting mendadak di kantor, aku meminta adikku untuk langsung bertemu di depan bioskop saja. Pukul 18.30 Wib, aku tiba di sana. Aku melihat adikku bersama seorang lelaki yang sepertinya aku kenal menuju ke arahku. Mataku tak bisa lepas dari sosok lelaki itu.
" Kamu !!!!!..." suaraku agak mengencang ketika lelaki itu ada di depanku
" Wahhhh kamuuuuu lagiiiiii...kamu Mba-nya Lia?"
" IYA !!!! "
"Tunggu-tunggu... kalian udah saling kenal yah?"tanya adikku
" Kamu tahu,3 bulan lalu Mba ketinggalan pesawat ke Palembang gara2 dia yang menuduh mba mencuri androidnya di airport " teriakku...
"Saya kan udah minta maaf,saya juga akhirnya ketinggalan pesawat ke Padang kok " belanya
"Sudah mba,kak... malu dilihat orang, ayo kita nonton aja..udah hampir jam 7, nanti habis nonton baru lanjut lagi oke?"
Ketika kupandang sekitarku, ternyata banyak mata yang melihat ke arah kami.
" Yuksss kita masuk " kataku sambil menarik tangan adikku ...

Aku tak melihat dia ketika aku duduk di bangku kami. Tak lama ia datang sambil memberikan kami popcorn dan minuman. Adikku sengaja berpindah duduk di pinggir, aku di tengah dan dia duduk di tepi.
"Namaku Andrian...kamu siapa? waktu itu kita ga sempat kenalan" katanya sesaat setelah ia duduk
" Ellena .." kataku pelan. Siapa juga yg mau kenalan wong dituduh maling waktu itu gumanku.

Film horor yang menakutkan ini,membuatku sering berteriak. Dan tiap kali aku berteriak, Andrian selalu menertawaiku. Dasar Cowo !!!  Sesekali aku memandangnya, dari samping cakep juga, hidungnya mancung. Kedua kali aku menatapnya, dia memergokiku. Langsung aja kupasang muka cemberut,padahal sebenarnya aku malu.Jantungku jadi berdebar,entah karena takut nonton film atau karena aku lebih tertarik melihat cowo di sampingku. Tambah ga jelas nih acara nonton.
 
Akhirnya film pun selesai. Sesuai rencana yag telah dibuat, kami pun pergi dinner di salah satu restoran Indonesia. Di tengah makan, kulihat tingkah laku Andrian yang sangat sopan. Mulai gaya bicaranya, cara makannya, bahkan yang paling aku suka adalah cara ia menghargai pelayan yang melayani kami makan.

"Maaf yah... waktu itu aku sungguh keterlaluan menuduh kamu, soalnya waktu itu kita sempat tabrakan di depan pintu masuk,dan data di android itu bahan buat aku meeting,maafff yah,lagian kok bisa ya android kita sama casingnya,untung ada security yang menemukan androidku tak lama setelah kamu meninggalkan aku" jelas Andrian ....
" Yah sudahlah... aku maafkan, salah aku juga yang kemarin menabrakmu, karena aku terlambat naik pesawat juga, akhirnya aku bisa memergoki pacarku yang selingkuh di airport."
" Hah ? wah kalo gitu kamu harus berterima kasih dong ke aku hahahahaha..."
"iya... makasih Pak Andriannn....."
" hmmmmm...nyamuk lewat...nyamuk lewat....." sela adikku
kami hanya tertawa.....
*****
Selesai doa sebelum tidur, hp-ku berbunyi. Kulihat sms masuk dan kubaca
" Ellen, tadi aku minta nomor kamu dari adikkmu.Katamu,lusa sepulang kerja mau berkunjung ke panti asuhan, bolehkah aku ikut? kalo boleh tolong add pin bb-ku yah xxxxxx, soalnya pulsaku habis, thanks Gbu"

Jantungku berdebar lagi, ada sukacita malam ini.
Langsung aja kubalas smsnya,
"iya boleh saja, kamu aja yang add pin ku ya,aku dah ngantuk,thanks Gbu"

Aku tergiang dengan ucapan mama tadi pagi mengenai mimpiku.
"Kalo mimpi ditangkap ular,artinya jodohmu sudah dekat " ...

Aku tersenyum dan mengambil selimutku menutupi seluruh badanku......

1 comment:

  1. ini pengalaman pribadi yo nek?kalo iyo koq aq dak tau....hihihih

    udh banyak kemajuan len

    ReplyDelete