Google Translate

Tuesday, March 20, 2012

Bapaku Sangat Baik

Sambil mendengarkan lirik lagu "Seperti Bapa Sayang Anaknya" Jeffry S.Tjandra,

Seperti Bapa Sayang Anaknya, Demikianlah Engkau mengasihiku, 
Kau jadikan biji mata-Mu...Kau berikan semua yang ada pada-Mu....
Seperti Bapa Sayang Anaknya, Demikianlah Engkau menuntun langkahku
Hari Depan indah Kau beri , Rancangan-Mu yang terbaik bagiku....

Aku jadi teringat betapa besarnya Anugerah yang telah Bapa berikan padaku. Teringat pada awal aku memutuskan untuk mengikuti-Nya, terlalu banyak rintangan,cemoohan,bahkan hina2-an. Terlalu berat karena aku menghadapinya sendirian dengan air mataku. Namanya Bapa memang tidak pernah sekalipun meninggalkan anak-Nya.Dia selalu menuntun setiap langkahku.
*Dia memberikan aku gelar S.E dengan nilai terbaik, kalau diingat dulu aku hampir tidak lulus mata pelajaran akuntasi. Sekarang aku malah bekerja di bidang akuntasi,pajak,audit dan manajemen iso.
*Dia juga memberikan aku kesempatan untuk menyalurkan hobi menulis dan memasak dengan kursus2 tepat pada waktu-Nya.
*Dia yang mengajariku mengampuni orang-orang yang telah melukai aku,orang-orang yang juga telah melukai orang yang aku sayangi.
*Dia juga mengajari untuk bersyukur, berbagi dan memberi dengan iklhas.
*Dia juga yang mengajariku untuk belajar menilai dari 2 sisi,dan bukan dari sudut pandang sendiri.
*Dia yang mengajariku mengenai arti mencintai. Kekecewaan yang selalu datang ketika aku mencintai dengan caraku sendiri tanpa melibatkan Bapa di dalam hubungan itu. Terlalu banyak dusta dan ketidaktulusan yang aku sadari ketika Tuhan mengajariku untuk memulai mencintai dengan cara-Nya. Dan aku sangat bersyukur Tuhan dengan cara-Nya memisahkan aku dengan cinta-cinta yang tidak sepantasnya aku pertahankan.
Suatu hari aku mendengar seseorang yang berkata kepadaku :
"Hidupmu adalah Anugerah Bapa"....
aku sadar,lelaki seperti inilah yang berasal dari Tuhan,yang pantas dicintai,karena ia mengerti kasih Bapa.     
****
Bapa yang selalu Menuntun
Dan ini adalah doa yang menguatkan aku, 

Tuhan, Engkau Allah yang Mahakuasa, Engkau tahu segala sesuatu tentang aku dan mengasihiku lebih daripada yang dapat dilakukan oleh siapa pun juga. Engkau tahu bagaimana perasaanku, apa yang aku butuhkan dan bagaimana masa depanku. Aku mengaku bahwa aku telah mencoba mengatur semuanya dengan tanganku sendiri. Aku merasa takut untuk sepenuhnya percaya pada-Mu. Hari ini aku berjanji untuk memandang pada-Mu untuk masa depanku - dan bukan memandang keadaan-keadaan lahiriahku. Terima kasih karena Engkau mengerti betapa lemahnya rasanya diriku, tetapi Engkau menjadi kekuatan bagiku dan di dalamku. aku mengasihimu dan aku memilih untuk percaya pada-Mu...
(salah satu petikan Doa dr buku Lady in Waiting, Jackie Kendall & Debbie Jones)

Apapun yang terjadi, aku tidak akan meninggalkan Bapaku......
karena Bapaku Sangat Baik.... 





No comments:

Post a Comment