Google Translate

Sunday, May 31, 2015

Pembeli Aneh Part 2

Malam ini, ada seorang Bapak datang ke warung makanku. Dari tempatku, aku terus memperhatikannya dan aku merasa pernah melihat Bapak ini sebelumnya. Kudekati ia dan ia langsung memesan Soto.
" Ga ada soto Pak di sini, adanya Sop Daging dan Iga Sapi " kataku...
" Oh ... " jawabnya sambil melihat menu
" Kalo ini apa yah ?" tanyanya sambil menunjuk sebuah gambar
" Itu model pak, isinya pempek dari ikan tenggiri yang digoreng ditambah tahu goreng,kuahnya kaldu udang "    jawabku
" Ohhh... hmmmm sebenernya ini bukan  makanan selera saya ..." katanya pelan sekali
" Ohhh gitu.. yah ga pa pa pak ..." jawabku cepat dan merelakan bapak itu pergi tanpa beli apapun
  Bapak itu masih melihat menu, karena kelamaan, aku pun bergegas kembali ke tempatku.
" Pesan es teh manis aja " kata Bapak itu....
" Oke pak " dan aku meminta tolong si Mbak untuk membuatkannya

Aku kembali ke tempatku sambil terus memperhatikan Bapak ini. Aku teringat, Bapak ini yang dibilang pegawaiku (yg sekarang lagi cuti melahirkan) agak aneh karena selama di warungku terlihat ngobrol dengan orang yang duduk di depannya. 
Aku mulai penasaran dan terus memperhatikannya. Ia duduk mengarah ke jalan, jadi seharusnya dia tidak tahu kalau aku memperhatikannya dari belakang karena jarak kami cukup jauh.

Setelah minuman sampai di mejanya, ia tidak segera meminumnya. Dia masih melihat menu sambil senyum-senyum. Tak lama kemudian, dia seperti berbicara dengan orang yang duduk di depannya, ngobrol santai sambil sesekali memandang menu. Aku sampai terpana dan terbengong-bengong berarti kata pegawaiku benar ia berbicara sendiri. Dan tak lama ia menoleh ke belakang sambil senyum, aku pun mengalihkan pandanganku. Kubesarkan volume lagu rohani yang sedang kuputar dan kudekatkan semprotan air sabun ke mejaku (untuk jaga-jaga). Semakin kubesarkan lagu rohani, dia menoleh ke arahku sambil tersenyum-senyum. Aku memang menunjukkan padanya bahwa aku punya Tuhan Yesus hehehe.

Kejadiannya terus begitu, dia melihat menu lalu  ngobrol santai dan pasti menoleh ke arahku sambil tersenyum. Si Mbak yang lagi memasak di depan tertawa sendiri karena melihatnya, aku melihat mbak ikut tertawa, si Bapak melihat aku dan si mbak juga ikut tertawa....
Sepertinya kami tertawa untuk hal yang ga jelas hahaha...

Ketika es teh manisnya hampir habis, dia memesan Sop. Kujelaskan lagi bahwa Sop itu dari Daging dan Iga Sapi dan ia pun tersenyum sambil mengiyakan. Aku jadi bingung, bukannya tadi ia bilang makanan sini bukan seleranya ? Aku baru ingat waktu ia datang pertama kali dia juga memesan Sop.
Dan sama seperti sebelumnya, ia tak langsung memakan sop tersebut dan memesan es teh manis lagi.

Setelah makanan dan minumannya habis, ia pun meminta bill. Kuberikan kepadanya dan ia membayar. Ketika berkomunikasi dengannya, tak kelihatan seperti orang aneh dan semua normal-normal saja.
Sesaat setelah ia berdiri dari bangkunya, ia mengerakkan tangannya seperti isyarat mengajak orang pulang ke kursi di depannya. Oh My God .....

Setelah ia pulang, cepat-cepat kami bersihkan meja,kursi dan lantai tempat ia duduk dan berdoa
Dalam Nama Tuhan Yesus semua yang tak baik dipatahkan. 

Kami tak mau berspekulasilah atas kejadian ini. Untuk aku pribadi, aku tak pernah takut karena aku memegang ayat Yohanes 4:4

Kamu berasal dari Allah, anak-anakku, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu; sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia.
Aku percaya Bapa yang di Atas selalu melindungi kami semua. 

Terima Kasih Tuhan buat Pengalaman ini ^^








Monday, May 25, 2015

Awal Mula Warung Makan - Masih Draft Banget hehehe

Beberapa hari yang lalu, ada temen saya yang nanya2 perihal pembukaan toko pempek. Dia seorang pembuat cup cake yang sangat bagus, yah mamanya dulu pembuat kue yang terkenal di kampung kami.
Ada juga bekas pemilik cafe pempek yang bertanya mengenai manajemen karyawan. "Sepertinya manjemennya udah bagus" komentarnya pada saat dia bertanya-tanya. Wah, saya udah keGr-an duluan, si master bertanya pada anak didiknya hehehe....

Saya coba menceritakan bagaimana awal mulanya terjadinya kehidupan (kayak kitab Kejadian aja hehehe).

* Beberapa point Penting
Usaha restoran itu sangat kompleks. Kita bukan hanya menjual produk,tapi kualitas,value dan makna makanan tersebut, apakah berguna bagi penikmat kuliner atau tidak.
Pekerjaannya juga sangat kompleks.
Mulai dari pemilihan bahan baku, misalnya untuk membuat pempek, tkita tidak pernah tahu kualitas seekor ikan apakah sesuai standar kita atau tidak, berarti kita pun harus tahu bagaimana menghadapi adonan dengan kualitas ikan yang berbeda.
Persediaan bahan baku, kita juga tidak pernah tahu kapan bisa rusak, seperti timun,cuka, kuah -kuah, saos dll. Di sini kita harus tahu betul bagaimana caranya bahan baku tersebut bisa awet, salah satunya bahan-bahan tersebut dicuci bersih lalu keringkan dan dimasukkan dalam plastik baru kemudian dimasukkan dalam kulkas.
Peralatan juga loh, gelas-gelas sering pecah, jadi kudu di rebus dulu gelas-gelas itu, kemudian biarkan dingin baru kemudian dicuci dan digunakan tujuannya agar partikel kaca menyatu.
Banyak juga peralatan lain yang harus dijaga n dirawat baek-baek yaa

Kalau sudah punya toko, otomatis tidak bisa kerja sendiri lagi. Dibutuhkan pengawai min.1 orang, kalau restoran mau dibuka dari pagi sampai malam maka dibutuhkan 2 orang buat shift pagi atau malam.
Contohnya warung makan saya ya..

Saya memulainya dengan menjual makanan yang paling saya suka, yaitu Pempek. Sebagai orang Palembang, saya benar2 tidak bisa hidup tanpa Pempek. Jenisnya yaitu : Pempek Kecil (Adaan,Keriting,Telur Kecil,LEnjer Potong), Kapal Selam, Rujak Mie, Tekwan, Model, Lenggang. Untuk Menu Beratnya saya menjual Nasi Ayam Goreng Ceria (Nasi Putih,Ayam Goreng dengan toping Sambal Kentang Hati dan Tempe Orek dan cabe hijau), Sop Borobudur yaitu sop yang terbuat dari daging&iga sapi,tidak berminyak.
Untuk minuman sendiri ada : special ramuan sendiri :  Es Teh Cincau dan Es Ceria yang menyehatkan tubuh.Ada juga kopi,cokelat,milo,lemon tea, juice,dll
Dessertnya sendiri tersedia : marmer cake, puding dan pisang goreng keju coklat (resep keluarga)
Coba diperhatikan makanan yang saya jual adalah makanan yang tidak perlu saya masak pada saat itu juga. Artinya saya tidak harus stay di restoran saya setiap saat. Cukup memberikan training kepada para pegawai dan saya bisa keluar mencari customer, menjalin kerjasama dan melakukan aktivitas freelance di beberapa kota.

Btw, sekian dulu, besok lanjut lagi, ada film horor soalnya mau nonton dulu.... *baru habis tutup toko
Maaf tulisannya rada kacau yaaaaa






Wednesday, May 20, 2015

Tanya Jawab Penerbitan Buku ke Andi

Sesuai janji, saya tuliskan inti dari pembicaraan kami via bbm dengan P&RD Andi.

Berikut pertanyaan dari saya beserta jawabannya

* Semua tulisan di blog dijadikan buku, apakah mempunyai value?
Kalau soal ada value atau tidak, tergantung apa yang ditulis. Sejauh ini menurut sayamasih bisalah ngumpulin maskah-naskah or tulisan di blog lalu dibukukan . Kalau mau lebih sip lagi, apa yang sudah dimuat  di blog bisa ditambah or dilengkapin biar lebih menarik.

* Untuk proses editing, maksudnya edit naskahnya ?
Editing untuk semua tulisan dari depan sampe belakang. Termasuk pendahuluan, endorsment, kata pengantar, dan tentu saja untuk isi buku utamanya  (kalo berupa artikel, ya artikelnya)

* Harga jual buku ditentukan dari mana ya? Sekitar 100 halaman/50 lembar.
Perkiraan harga jual dari Penerbit. Untuk jumlah halaman biasanya sekitar 1,5 kali naskah dalam bentuk word (kami pakai InDesign untuk layout isi bukunya)

* Buku tersebut dibantu untuk promosi/penjualan ga?
Distribusi dan pemasaran sepenuhnya oleh penulis. Penerbit sama sekali tidak ambil bagian.

* Adakah sponsor ? Karena pemula, cetak 300 ex, terlalu berat. ( untuk bagian ini silahkan menanyakan ke penerbit langsung ya ^^ )
Sponsor kalau ada bisa dicari oleh Penulis. Kalau dari Penerbit  untuk saat ini belum ada sponsor.
BTw, untuk yang saya informasukan via email tadi memang penerbitan jalur khusus yang perlu biaya. Namun kami juga ada penerbitan reguler yang tidak perlu biaya. Tapi proses seleksi lebih ketat sehingga naskah yang masuk diharapkan punya kualitas yang layak diterbitkan dan dipasarkan secara nasional.

Tuesday, May 19, 2015

Terbitin Buku Indie

Berikut Ulasan chating via ym hari ini mengenai penerbitan buku Indie. Gw takut lupa jadinya gw tulis di blog aja,sekalian nebar2 info, siapa tau para blogger mau nerbitin buku Indie sesuai kantong hehe. Gw chat sama penerbit Leutika Prio. Besok gw share untuk pembicaraan dengan penerbit Andi yah...
Semoga bermanfaat ^^

motik_lentik: hi
motik_lentik: bisa nanya2 untuk penerbitan buku indie
motik_lentik: mini express?
leutikaprio: Selamat Siang
leutikaprio: Bisa, Ada yang masih bingung soal penjelasan paket mini ekspress?
motik_lentik: Selamat Siang
motik_lentik: iya masih bingung
motik_lentik: 1. Saya ingin membukukan artikel di blog saya, bisa?
motik_lentik: 2. untuk halamannya kan 75 halaman, berarti cuma 32,5 lembar: 3. Bisa nambah jadi 40 halaman ga ya?
leutikaprio: utk mini ekspress ketentuannya maksimal naskah yang dikirim adalah 75 halaman ms word sesuai format yang ditentukan oleh leutikaprio yakni; A4, Times New Roman 12, spasi 1.5 dengan margin 3-3-3-3 cmatau 1,18 inci untuk setiap sisi.
leutikaprio: Naskah di atas 75 halaman sesuai format masuk paket ekspress dg biaya Rp 1.000.000
leutikaprio: 75 halaman merupakan keseluruhan halaman naskah fiks dari penulis
motik_lentik: ooow oke
motik_lentik: harga jual bukunya berapa ?
leutikaprio: harga jual buku ditentukan berdasarkan jumlah halaman buku setelah layout
motik_lentik: bisa tau perkiraan harga jual untuk buku mini ekspress?
leutikaprio: jika naskah yang dikirim maksimal yakni 75 halaman, setelah layout kira2 dikali 1,5nya jadi 112 halaman
leutikaprio: kemungkinan harga jualnya sekitar rp 29.700/ eks
motik_lentik: ooww jadi 112 halaman, saya kira jadinya 75 hal aja.. ic
motik_lentik: buku terbitnya dikasih 1 ex, kalo misalnya saya minta tambah menjadi 5, dikenai biaya per buku ?
leutikaprio: 75 halaman merupakan format naskah masuk, setelah proses penerbitan naskah akan menjadi 1,5 kali dr jml halaman awal. 
motik_lentik: lalu kalau ada yang pesan hanya 1 buku saja, harganya per buku juga?
leutikaprio: tergantung harga / eks, jika harga buku 29.700, tinggal dikali 5 kemudian di cek apakah sudah masuk tarif diskon kami, jika sudah ada diskon utk setiap pembelian buku
leutikaprio: harga tsb belum termasuk ongkir
motik_lentik: oowww oke
motik_lentik: nanti dari leu ikut bantu pemasaran juga?
motik_lentik: kalo seandainya bukunya bisa diterbitkan skala banyak, via leu juga ya?
leutikaprio: seperti yg sudah kami cantumkan di website bagian paket penerbitan, fasillitas di dalam paket termasuk publish di web, dan seluruh jejaring sosial kami, pada saat jadwal buku publish

Monday, May 18, 2015

tulisan ngasal hahahaa

Gw udah mikir trs juga doa-doa, tanya sana sini, dan akhirnya gw putusin buat segera menerbitkan buku ^^.
Referensi buku udah gw dapetin, gw ga nyangka buku tersebut ditulis oleh Pak Eddy Nugroho, buku beliau sudah pernah gw beli dan sampe detik ini gw masih mengingat buku itu. Di stok ada 9 buku, tapi gw cuma ketemu 1 buku itu yang udah ga berplastik lagi. 2 orang pegawai toko tersebut juga udah membantu mencari, tapi ga ketemu. Gw sih ga masalah,karena buku sejenis itulah yang gw mau buat. Buku itu judulnya "Semua Karena Cinta", dan gw dapetinnya di sela-sela buku-buku yang tebal. Emang berjodoh dengan buku itu hehehe.. Gw baru baca malem pas sebelum tidur, ternyata ada komentar dari Bpk Arie Saptaji di buku itu, dan gw baru diaccept di fb malam itu juga. Mudah-mudahan Pak Arie bis kasih saran ke gw. 
Gw juga udah nanya2 ke salah satu penerbit dan mereka juga minta gw doa sebelum memutuskan penerbitan buku ini. Gw mesti konsultasi ke Bapak Pendeta gw dulu. Mana tau mau jadi sponsor,karena jujur modal gw kagak ada,alias gw modal nekat aja.Yang pasti gw bakal sibuk banget memperbaiki naskah gw.Gw ngetik2 di warung makan gw, jadinya kadang ga konsen. Dari pagi mau nulis tentang ini aja ga jadi jadi krn Puji Tuhan hari ini pelanggan gw pada datang ^^. Udah jam segini, muka gw masih maskeran dan gw mau mandi dulu. Btw, udah ada 2 org yang mau beli buku gw, gw jadi semangat. Waktu gw ga banyak karena menjelang puasa gw bakal sibuk nyiapin menu baru dan kemungkinan warung makan gw rame. Jadi sekarang mesti rajin ngolah waktu demi mencari duit buat bayar hutang-hutang hahahaaa....
Habis nerbitin buku, gw bakal nyari investor yang mau buka restoran di Jakarta. 
Kayaknya gw kepedean akhir2 ini , selama masih bisa pede, pede-pede ajalah..

*tulisan ngasal... 
 

Thursday, May 14, 2015

Doa Gw

Gw sangat berharap doa gw terkabulkan. Gw minta Tuhan Yesus memberi KeDAMAian di antara kami semua atas semua kesalahpahaman yang terjadi. Gw angkat tangan dan gw menyerah secara kemanusiann gw atas masalah ini. Hanya keajaiban Tuhan yang bisa MeLURUSkan tanpa ada lagi LUKA di antara kami.
Semoga dalam hari-hari ke depan Keajaiban itu terjadi.

Mohon Bantuan Doa dari teman-teman semua. Terima Kasih 

Tuhan Yesus,

AnugerahMu tak pernah habis
Engkau sangat baik,

Hanya padaMu aku berserah,
Hanya Engkau tempatku berlindung
Hanya Engkau pertolonganku

Dan semuanya kuserahkan PadaMu

Amin.....  

Pembeli Aneh

Banyak sekali kejadian aneh di warung makan saya yang baru seumur jagung ini. 

Salah satunya, seorang Bapak yang membeli makanan dibungkus lalu pergi dan tak kembali, pada waktu itu saya tidak berada di warung. Hanya seorang pegawaiku yang melayaninya. 

Kedua kalinya seorang bapak-bapak datang dan memesan pempek kapal selam 2 pcs lalu minta dibungkus. Saya sempat memintanya untuk masuk ke dalam warung. Tetapi dia tidak mau dan kemudian ketika pempek sudah digoreng, Bapak itu bilang mau isi bensin dan tak kembali lagi. Pegawaiku baru tersadar ketika Bapak itu pergi. Dan ia yakin Bapak ini adalah Bapak yang waktu itu datang. 

Triknya sama, tidak melepaskan helm dan sibuk melihat kondisi warung dan datang pada malam hari.
 
Siang ini,  seorang Bapak memarkirkan motornya di depan etalase, dan berkata kepada pegawaiku yang lain : Mau pesan,bungkus sambil melihat2 kondisi etalase ." 
Pegawaiku bertanya : mau memesan apa Pak?"
Si Bapak sibuk melihat-lihat. 
Aku yang berada di depan sudah curiga, karena selain ingat wajahnya, dia tidak membuka helm.
Langsung saja aku berteriak sekencang-kencangnya kepada pegawaiku yang lain : 
" Mbak, ambilkan Nota "!!

Apa yang terjadi ??

Si Bapak tanpa bersuara langsung menghidupkan motornya dan pergi, aku sempat mencatat plat nomornya. 
Berarti benar Bapak ini yang telah mempermainkan kami selama 2 kali. Dan dia mencoba peruntunganya untuk ke tiga kalinya dan gagal. 

Entah apa maksud Bapak itu selama ini. 

Ini kesimpulan saya, 

Berikut ciri-ciri orang aneh :
1. Menggunakan sepeda motor saat berbelanja
2. Tidak melepaskan helm 
3. Makanan di bungkus 
3. Rela masuk ke dalam padahal kursi di depan masih kosong
4. Pasti berusaha mendekat ke meja kasir
5. Tidak ada plat pada sepeda motornya
6. Pergi tanpa meninggalkan uang (apabila misi-nya tidak berhasil) 

Jadi cara pencegahannya adalah
1. Berteriak minta nota/ meminta bayaran
2. Cegah orang tersebut masuk ke dalam
3. Apabila sudah di dalam, lihat gerak geriknya sambil memegang barang/minyak panas dll
4. sediakan benda yang bisa digunakan untuk menjaga diri (semprotan air sabun/sapu) 
     yang sulit dijangkau oleh orang yg berada di hadapan meja kasir
5. Berusahalah mengingat setiap orang yang datang 

Semoga cerita saya ini bermanfaat bagi teman-teman yang memiliki usaha kuliner yang tempatnya masih sangat sederhana. 

Entah Bapak mana lagi yang akan datang ke warung saya, saya hanya bisa berdoa dan selalu waspada dan memberikan arahan untuk berhati-hati kepada pegawai saya. 

Dan tetap harus berterima kasih atas kejadian ini ^^. 

 

 

Tuesday, May 5, 2015

Orang Kantoran VS Usaha Sendiri

Kali ini gw akan nulis mengenai Orang Kantoran dan Usaha Sendiri hehehe Sekali Lagi Versi Gw :).

Menjadi Orang Kantoran,
Yang PASTI : Penampilan Oke, Cantik dan Menawan
Bisa pake dress di kantor, make up ga luntur, rambut bisa terurai rapi.
Kemana-mana naek mobil. Ga panas, Ga kena Ujan , Ga kena Debu.
Perlu sesuatu ? tinggal minta acc bos n hubungi divisi lain buat ngerjainnya.
Pengen cuti ? tinggal minta acc bos juga
Pengen curhat masalah apapun? tinggal curhat ke bos
Enaknya kalo jadi asisten bos hihihi
Kalo males ngomong, hape dipegang sama staff.
Sepatu ketinggalan ? tinggal minta tolong staff anterin.
Gaji dan bonus udah pasti dapet per bulan.
Hidup sangat stabil.

Ketika beralih ke usaha sendiri (bisnis kuliner)

Yang Pasti : Penampilan Kusut, Muka berminyak, Rambut kacau balau
Pakaian kaos dan celana pendek dengan perpaduan sandal jepit
Meja kerja darurat ditemanin kipas angin bersama.
Jika ada tamu makan di tempat, gw harus ngalah kasih kipas anginnya hahahahaaha
Kalau dulu sukanya minta izin, sekarang harus izinin karyawan yg sakit, anaknya sakit, suaminya sakit, anaknya ambil beasiswa, sakit perut karena mens, dan masih banyak lagi.
Untuk memutuskan sesuatu hal, tidak bisa lagi berkompromi dengan bos/rekan kerja yg jago di bidangnya, sekarang mesti sebijak mungkin mengambil keputusan untuk kebaikan bersama.
Kemana-mana jalan kaki atau naik angkot, atau naek motor, yupssss kena debu yg pasti.
Telepon harus dihandle sendiri krn menyangkut relationship dengan customer.
Gaji ? wahhhh yg kepikir bisa bayar gaji karyawan aja udah syukur banget.
Diri sendiri yah ga bergajilah :(
Hidup Ga Pasti


Perbedaan yang sangat mencolok, jadi kalo ada yang mau beralih profesi harap dipikirkan baik2. Apalagi kalo jabatan di perusahaan sudah tinggi. Bisa stressssss tingkat tinggi kalo ga kuat iman hahahaa.

Kalo yang gw rasaain, usaha sendiri jauh lebih menyenangkan. Coba pikirin deh, kalo buat perusahaan orang lain saja kita mati-matian bekerja keras, apalagi kalo buat perusahaan kita sendiri??? Pasti kerja kerasnya akan lebih besar. Gw bisa mengapresiasikan apa yang ada di otak gw selama ini, misal untuk jenis promosi gw bisa menggunakan cara gw sendiri tanpa harus berdebat dengan orang banyak. Lalu untuk produk, gw bisa menciptakan sendiri. Ketika orang tergila-gila pada produk kita, rasa bangga yang luar biasa akan muncul dan itu memacu gw untuk menciptakan produk lain lagi. Apalagi kalo yg datang makan adalah pemilik resto terkenal dan dia mau membagi teknik bisnis kuliner.Senangnya.....

Tidak ada lagi beban yang ada ketika usaha sendiri. Semuanya lepas begitu saja. Yang ada perasaan dan keinginan untuk terus maju.

Selain itu, gw lebih bisa menikmati arti hidup. Maksudnya, dengan mata kepala sendiri, gw bisa melihat perbedaan hidup antara orang malas dan orang rajin. Orang malas yang setiap hari meminta minta sumbangan, orang rajin yang dari pagi sampai malam mencari uang (toko florist sebrang restoran gw).
Ternyata orang yang benar-benar kaya itu pada dasarnya sangat sederhana. Cara mereka berbicara mencerminkan orang yang sangat rendah hati. Gila... ga sengaja gw denger obrolannya mengenai amerika,new zealand,dll. (luar negri semua bokkk) dan mereka membawa mobil yang keren2.
Gw pengen suatu hari kayak mereka. Sudah ah jadi gosip orang kaya hahaaa....

Gw pun berkeinginan punya bisnis spa apabila bisnis ini berjalan dan menguntungkan. Yupiiii.... bisnis itu enak sekali dan gw ga pernah nyesel ninggalin pekerjaan gw, karena untuk sekarang, gaji gw sebulan itu omset gw sebulan, naik menjadi setengah bulan,lalu seperempat bulan dan gw mau wujudin gaji gw itu sama dengan omset gw sehari hahahahahaha.

Gw sangat berterima kasih atas kejadian-kejadian yg nurut gw sangat buruk pada masa lalu. Gw juga berterima kasih buat mantan pacar gw yang sangat membantu gw hingga menjadi seperti sekarang. Yupi... mental entrepreneur itu harus benar2 diuji kekuatannya dan gw pelan2 belajar melewati proses itu.

Gw berharap banget resto gw sukses dan bisa buka cabang di mana-mana artinya membuka lowongan kerja lebih banyak juga,  karyawan gw juga sukses, customer gw sehat krn makan makanan resto gw dan gw bisa hidup tenang

Oh ya, sedikit cerita, gw rasa gw beruntung banget, gw dapet 2 orang karyawan yang pas banget, mereka bisa saling nutupin kekurangan masing2. Pertama, seorang mantan pemilik kedai makanan, jadi gw bisa belajar banyak dengan dia, jurus presentasi makanannya sangat cepat, gw akui gw kalah gesit. Yang satunya lulusa D1 Akuntansi, gw ga nyangka dia mau kerja sama gw, gw malah berharap dia bisa dapet pekerjaan yang lebih bagus dari tempat gw. Gw sih berharap dia di sini sampai resto gw maju, gw bisa jadikan dia accounting gw. Dia rajin banget, rasanya lantai resto gw bisa buat bercermin karena disapu n dipel terus hehehee. Satu lagi gw dibantu prt kakak gw, walaupun ga pinter tp tingkat toleransinya sangat tingggi belum lagi karena keluguannya sangat menghibur kami.  Gw mau menciptakan lingkungan kerja yang nyaman, tak ada rasa iri/saling sikut, yang ada kekompakan untuk maju bersama. Gw anti pilih kasih, bagi gw kerajinan kerja itu buat mereka sendiri bukan buat gw.

Di resto gw, gw bebas dengerin lagu rohani ...... gw mau lebih giat mencari Tuhan karena selama ini gw terlalu berambisi mencari dunia yang justru menjatuhkan gw.



Sekali lagi, gw mau sukses biar bisa buka bisnis di ibukota :)
Yupsss... gw lagi bikin plannya sama temen kecil gw yang juga lagi merintis usaha salon kecantikan.
Kita berencana untuk membuat cafe/salon/spa dalam satu tempat di Jakarta.
Semoga Tuhan bantu kami secepatnya :)
Mungkin Anda mau jadi patner kami ? :)