Google Translate

Sunday, May 31, 2015

Pembeli Aneh Part 2

Malam ini, ada seorang Bapak datang ke warung makanku. Dari tempatku, aku terus memperhatikannya dan aku merasa pernah melihat Bapak ini sebelumnya. Kudekati ia dan ia langsung memesan Soto.
" Ga ada soto Pak di sini, adanya Sop Daging dan Iga Sapi " kataku...
" Oh ... " jawabnya sambil melihat menu
" Kalo ini apa yah ?" tanyanya sambil menunjuk sebuah gambar
" Itu model pak, isinya pempek dari ikan tenggiri yang digoreng ditambah tahu goreng,kuahnya kaldu udang "    jawabku
" Ohhh... hmmmm sebenernya ini bukan  makanan selera saya ..." katanya pelan sekali
" Ohhh gitu.. yah ga pa pa pak ..." jawabku cepat dan merelakan bapak itu pergi tanpa beli apapun
  Bapak itu masih melihat menu, karena kelamaan, aku pun bergegas kembali ke tempatku.
" Pesan es teh manis aja " kata Bapak itu....
" Oke pak " dan aku meminta tolong si Mbak untuk membuatkannya

Aku kembali ke tempatku sambil terus memperhatikan Bapak ini. Aku teringat, Bapak ini yang dibilang pegawaiku (yg sekarang lagi cuti melahirkan) agak aneh karena selama di warungku terlihat ngobrol dengan orang yang duduk di depannya. 
Aku mulai penasaran dan terus memperhatikannya. Ia duduk mengarah ke jalan, jadi seharusnya dia tidak tahu kalau aku memperhatikannya dari belakang karena jarak kami cukup jauh.

Setelah minuman sampai di mejanya, ia tidak segera meminumnya. Dia masih melihat menu sambil senyum-senyum. Tak lama kemudian, dia seperti berbicara dengan orang yang duduk di depannya, ngobrol santai sambil sesekali memandang menu. Aku sampai terpana dan terbengong-bengong berarti kata pegawaiku benar ia berbicara sendiri. Dan tak lama ia menoleh ke belakang sambil senyum, aku pun mengalihkan pandanganku. Kubesarkan volume lagu rohani yang sedang kuputar dan kudekatkan semprotan air sabun ke mejaku (untuk jaga-jaga). Semakin kubesarkan lagu rohani, dia menoleh ke arahku sambil tersenyum-senyum. Aku memang menunjukkan padanya bahwa aku punya Tuhan Yesus hehehe.

Kejadiannya terus begitu, dia melihat menu lalu  ngobrol santai dan pasti menoleh ke arahku sambil tersenyum. Si Mbak yang lagi memasak di depan tertawa sendiri karena melihatnya, aku melihat mbak ikut tertawa, si Bapak melihat aku dan si mbak juga ikut tertawa....
Sepertinya kami tertawa untuk hal yang ga jelas hahaha...

Ketika es teh manisnya hampir habis, dia memesan Sop. Kujelaskan lagi bahwa Sop itu dari Daging dan Iga Sapi dan ia pun tersenyum sambil mengiyakan. Aku jadi bingung, bukannya tadi ia bilang makanan sini bukan seleranya ? Aku baru ingat waktu ia datang pertama kali dia juga memesan Sop.
Dan sama seperti sebelumnya, ia tak langsung memakan sop tersebut dan memesan es teh manis lagi.

Setelah makanan dan minumannya habis, ia pun meminta bill. Kuberikan kepadanya dan ia membayar. Ketika berkomunikasi dengannya, tak kelihatan seperti orang aneh dan semua normal-normal saja.
Sesaat setelah ia berdiri dari bangkunya, ia mengerakkan tangannya seperti isyarat mengajak orang pulang ke kursi di depannya. Oh My God .....

Setelah ia pulang, cepat-cepat kami bersihkan meja,kursi dan lantai tempat ia duduk dan berdoa
Dalam Nama Tuhan Yesus semua yang tak baik dipatahkan. 

Kami tak mau berspekulasilah atas kejadian ini. Untuk aku pribadi, aku tak pernah takut karena aku memegang ayat Yohanes 4:4

Kamu berasal dari Allah, anak-anakku, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu; sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia.
Aku percaya Bapa yang di Atas selalu melindungi kami semua. 

Terima Kasih Tuhan buat Pengalaman ini ^^








No comments:

Post a Comment