Google Translate

Thursday, May 14, 2015

Pembeli Aneh

Banyak sekali kejadian aneh di warung makan saya yang baru seumur jagung ini. 

Salah satunya, seorang Bapak yang membeli makanan dibungkus lalu pergi dan tak kembali, pada waktu itu saya tidak berada di warung. Hanya seorang pegawaiku yang melayaninya. 

Kedua kalinya seorang bapak-bapak datang dan memesan pempek kapal selam 2 pcs lalu minta dibungkus. Saya sempat memintanya untuk masuk ke dalam warung. Tetapi dia tidak mau dan kemudian ketika pempek sudah digoreng, Bapak itu bilang mau isi bensin dan tak kembali lagi. Pegawaiku baru tersadar ketika Bapak itu pergi. Dan ia yakin Bapak ini adalah Bapak yang waktu itu datang. 

Triknya sama, tidak melepaskan helm dan sibuk melihat kondisi warung dan datang pada malam hari.
 
Siang ini,  seorang Bapak memarkirkan motornya di depan etalase, dan berkata kepada pegawaiku yang lain : Mau pesan,bungkus sambil melihat2 kondisi etalase ." 
Pegawaiku bertanya : mau memesan apa Pak?"
Si Bapak sibuk melihat-lihat. 
Aku yang berada di depan sudah curiga, karena selain ingat wajahnya, dia tidak membuka helm.
Langsung saja aku berteriak sekencang-kencangnya kepada pegawaiku yang lain : 
" Mbak, ambilkan Nota "!!

Apa yang terjadi ??

Si Bapak tanpa bersuara langsung menghidupkan motornya dan pergi, aku sempat mencatat plat nomornya. 
Berarti benar Bapak ini yang telah mempermainkan kami selama 2 kali. Dan dia mencoba peruntunganya untuk ke tiga kalinya dan gagal. 

Entah apa maksud Bapak itu selama ini. 

Ini kesimpulan saya, 

Berikut ciri-ciri orang aneh :
1. Menggunakan sepeda motor saat berbelanja
2. Tidak melepaskan helm 
3. Makanan di bungkus 
3. Rela masuk ke dalam padahal kursi di depan masih kosong
4. Pasti berusaha mendekat ke meja kasir
5. Tidak ada plat pada sepeda motornya
6. Pergi tanpa meninggalkan uang (apabila misi-nya tidak berhasil) 

Jadi cara pencegahannya adalah
1. Berteriak minta nota/ meminta bayaran
2. Cegah orang tersebut masuk ke dalam
3. Apabila sudah di dalam, lihat gerak geriknya sambil memegang barang/minyak panas dll
4. sediakan benda yang bisa digunakan untuk menjaga diri (semprotan air sabun/sapu) 
     yang sulit dijangkau oleh orang yg berada di hadapan meja kasir
5. Berusahalah mengingat setiap orang yang datang 

Semoga cerita saya ini bermanfaat bagi teman-teman yang memiliki usaha kuliner yang tempatnya masih sangat sederhana. 

Entah Bapak mana lagi yang akan datang ke warung saya, saya hanya bisa berdoa dan selalu waspada dan memberikan arahan untuk berhati-hati kepada pegawai saya. 

Dan tetap harus berterima kasih atas kejadian ini ^^. 

 

 

4 comments:

  1. Wow..aneh betul pembelinya...semoga tidak ada pria atau misterius lagi yang mampir ke warung Helen..GBU n sukses buat warungnya! :-D

    ReplyDelete
  2. Halo, mbak :)
    Blognya sangat menginspirasi dan bermanfaat. Tetapi saya agak bingung dengan tujuan berkata "ambilkan nota" hehehe

    ReplyDelete
  3. Hi... Thanks udah mampir di blok Mbak hehehe...

    Ambilkan Nota itu maksudnya gini...
    Biasanya kalo bungkus, kita siapin dulu makanan baru buat nota n ditagih ke pembeli. Tetapi kali ini buat nota dulu supaya bisa ditagih baru disiapkan makanannya,karena Bapak ini sudah 2 kali menipu di warung Mbak hehehe... makanya dia langsung kaburrr...

    ReplyDelete