Google Translate

Wednesday, June 17, 2015

Ampuni saya Tuhan...

Saya tidak tahu lagi harus berkomentar apalagi ketika ada teman-teman saya yang mengeluhkan kesalahannya dalam mengambil suatu keputusan hingga menyebabkan penyesalan yang tiada akhirnya.
Akhirnya berpikiran bahwa hidup itu tiada artinya, ada keinginan untuk mengakhiri hidup, dan seolah-olah tiada terang lagi di masa depan. Ada ketakutan karena telah menyakiti orang-orang terdekat. Merasa diri berdosa dan semakin menjauh dari Tuhan. 

Permasalahan yang dikeluhkan seperti penyesalan telah memutuskan menikah, perselingkuhan pasangan, pasangan yang berubah setelah menikah, ketidakterbukaan keuangan dalam rumah tangga, atasan yang tidak peduli, bisnis yang sepi , dihina, difitnah, diancam dan lain-lain. 

Setiap hari merasa stress, dan curhat ke orang lain tanpa pernah ada solusi yang pasti bisa dijalankan. Keinginan untuk berontak tetapi tidak bisa dilakukan karena faktor A,B dan C.

Menurut saya, semua itu terjadi karena terlalu berharap pada manusia. Merasa sanggup berjalan tanpa Tuhan. Merasa diri tidak pantas lagi bertemu dengan Tuhan dan membiarkan iblis menang. Saya mengerti hal itu berat, apalagi kalau masalah tersebut menyangkut berbagai pihak. 

Tetapi Masih Ada Tuhan yang setia mendegar keluh kesal kita, Tuhan masih mengharapkan doa2 kita. 
Ketika berserah, Tuhan akan turun tangan. 

Bagaimana caranya : 

1. Kembalilah kepada Tuhan, jujurlah apapun juga yang digumulkan 
2. Setiap terjaga dari tidur (apabila terbagun dari tidur) cobalah untuk berdoa 
3. Terus doakan orang-orang yang menyakiti dan beri pengampunan
4. Untuk masalah yang tidak bisa diselesaikan (difitnah/dihina/dicaci maki) tetap didoakan dan berusaha untuk menyerahkan kepada Tuhan. Biar Tuhan yang menjamah orang tersebut, bagian kita hanya mendoakan. 
5. Tiap pagi doa dan putar lagu2 rohani sepanjang hari (jika memungkinkan)
6. Jika mulai teringat hal menyakitkan, terus berdoa 
7. Jika kesulitan berdoa, carilah buku yang isinya doa-doa 
8. Berhenti meminta pembelaan dari orang, dan pilihlah untuk membaca firman Tuhan saja
9. Tekuni hobby / coba hal-hal baru 


Pada awalnya pasti akan sulit sekali, percayalah jika dilakukan tiap hari, maka Tuhan akan mengubah situasi hati kita. Dan masalah di depan akan menjadi suatu ujian yang akan meningkatkan kualitas kehidupan kita untuk menjadi lebih bijaksana. 

Contohnya : Kita semakin dekat dengan Tuhan, Bisa membuat kesaksian untuk membantu orang yang memiliki kesamaan seperti kita, kreativitas kita akan lebih terasah krn dalam masa itu apapun yang terpikir cobalah untuk membuatnya menjadi berguna (dengan mencoba hal-hal baru atau menekuni hobby), 
kita juga tahu siapa sosok yang bisa dijadikan sahabat sejati, mengerti arti pengampunan, tidak akan mengulangi kesalahan yang sama dan akan menghargai hari-hari ke depan karna sadar bahwa hidup hanya sekali dan pada waktunya akan kembali ke Tuhan.  

Ujian saya sendiri sangat kompleks,dan ketika saya pelan2 menghadapi ujian trsebut, walaupun tidak mendapatkan nilai A, minimal saya mendapat 1 pembelajaran. Bagi saya setiap pengorbanan/penderitaan harus menghasilkan 1 hikmah positif. 

Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan, dan setiap orang punya kesempatan untuk memperbaikinya. Bukan manusia yang menilai introspeksi diri kita tapi Tuhan, jadi tak usah peduli persepsi negatif orang terhadap kita, karena orang tersebut bukan kita dan tidak merasakan menjadi kita. Yakin saja kalau hidup kita benar di hadapan Tuhan, buah roh kita akan terlihat tanpa kita harus menunjukkannya. 

Tuhan...
Aku sadar telah berdosa. Dosa karena (sebutkan kata-kata/tindakan yang tidak menyenangkan Tuhan). Ampuni aku Tuhan karena berulang kali jatuh dalam dosa dan kembali kepada kebiasaan lama. Berilah damai sejahtera di dalam keputusasan ini. Ajar aku Tuhan untuk mengerti bahwa hanya kepadaMulah aku berharap karena aku tidak dapat mengubah masa lalu, masa depan dan mengubah hati manusia. Tetapi aku percaya keadaanku akan berubah ketika aku membawa semua pergumulanku hanya padaMu. Kuserahkan semua tingkah laku dan hidupku yang tidak berbuah ke hadapanMu, dan mampukan aku untuk melakukan perubahan. 
Tuhan, aku berdoa Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setiamu, hapuskanlah pelanggaranku menurut rahmatMu yang besar! Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku, dan tahirkanlah aku dari dosaku!"(Mazmur 51:3-4). 
Tuhan, Bebaskanlah aku dari apa yang tidak kusadari (Mazmur 19:13)
Aku ingin menerima pengampunanMu sehingga kelegaan itu datang dalam hadiratMu 
Amin....   
  

     

No comments:

Post a Comment