Google Translate

Saturday, July 18, 2015

Bebas Dari Jerawat

Terlepas dari sebuah klinik kecantikan kulit yang cukup terkenal dan menguras dompet adalah impian saya. Dan impian itu sudah tercapai sekarang. Rasanya senang sekali terbebas dari cream2 kulit yang beraneka ragam yang membuat saya sangat gerah. Gerah karena lengket,panas, dan pastinya gerah untuk mengantri saat di klinik dan stress karena tagihan yang keluar. Apalagi dalam kondisi keuangan yang cukup miris saat ini, untunglah Bapaku di Atas Maha Baik, sangat mengetahui kondisi anak-Nya hehee. 

Waktu itu kulit wajah saya terserang bintik-bintik putih di daerah pipi,dagu dan leher yang sangat banyak. Sebelumnya tidak pernah begini. Mungkin karena tingkat stress yang cukup tinggi karena persoalan yang sangat berat. Saya pergi ke dokter yang di seberang tempat tinggal saya. Beliau hanya memberikan saya 2 macam cream dan antibiotik untuk diminum. Beliau menyarankan untuk tidak menggunakan cream jika tidak ada keperluan (sangat berbanding terbalik dengan yang dahulu). Dan Puji Tuhan biayanya tidak mahal. Emang baik bener beliau, karena memuluskan wajah orang adalah pahala, itu yang selalu ia katakan padaku. 
Saya sendiri digratiskan biaya konsultasi  dan kapan pun bebas menemuinya. Saya hanya dicas untuk penggantian cream nya saja. 

Karena kulit saya sangat sensitif dan alergian, saya harus minum antibiotik. Saya pun memberanikan diri meminum antibiotik selama 2 bulan nonstop, tentunya atas izin dokter. Puji Tuhan selepas itu, jerawat saya perlahan-lahan hilang tanpa bekas. Kemudian saya menggantikannya dengan minum jamu kunyit asem buatan ibu-ibu jamu yang bersepeda sehari 1/2 gelas.Setelah minum jamu, saya mulai bisa makan telur setengah butir (yg biasanya tidak bisa makan sama sekali), sudah bisa makan udang sedikit walau udangnya tidak fresh, kacang dan gorengan. Untuk gorengan saya pastikan minyak yang digunakan masih bersih/tidak hitam. Dan itu tidak akan membuat kita batuk. 

Selain jamu, saya mulai menggunakan produk Indonesia. Jika muka saya mulai berminyak, saya menggunakan pembersih dan penyegar sari ayu (jeruk), lalu seminggu tiga kali menggunakan masker sari ayu dan mustika ratu secara bergantian. Nanti saya akan menggunakan masker peeling dari sari ayu juga. 
Ternyata setelah wajah mulus, bisa menggunakan produk buatan Indonesia sesuai iklim tropis dan tentu saja berbiaya pas di kantong ^^. 

Jika keluar, saya menggunakan cream dari dokter dan malam sebelum tidur, saya menggunakan cream malamnya. Untuk jerawat yang muncul , saya pake cream dokter juga untuk ditotolkan. Total cream dari dokter yang saya pakai sekarang ada 3 macam. 

Saya ringkaskan saja ya, 
1. Cuci muka pakai sabun permbersih muka
2. Gunakan pembersih dan penyegar sesuai kulit wajah
3. Pakai cream sesuai kebutuhan
4. Jika wajah mulai berminyak, ulangi no.2 dan 3 
5. Seminggu 2/3 kali gunakan masker wajah 
6. Satu bulan sekali totok wajah/mikrodermabrasi/facial 
7. Selalu basuh wajah dengan air dingin biar awet muda
8. Minum Jamu setiap hari
9. Banyak minum air putih
10. Makan Makanan Sehat
11. Minta kesembuhan pada Tuhan 

Jika tidak bisa ke dokter kulit, coba saja cari obat jerawat yang beredar di pasaran, beli kemasan kecil saja. Fokus untuk menyembuhkan jerawat dulu. Ketika sudah tidak berjerawat, cobalah untuk menggunakan produk2 perawatan buatan Indonesia saja. 

Jika bisa ke dokter, pastikan si dokter punya hati memang untuk menyembuhkan alias tidak matre hehehe
Semoga saja ketemu Dokter seperti Dokter saya ya... Dokter saya ini anak orang berada, semua keluarganya terpelajar dan menjadi dokter juga, tetapi Beliau sangat baik,rendah hati dan bebas curhat heehehehe... 

Sekian yah.... semoga membantu, posting berikutnya tentang kegilaan saya dengan lulur yah...

Thank You....  


  

 

No comments:

Post a Comment