Google Translate

Wednesday, September 9, 2015

Tujuan Pernikahan Part 2

Ternyata topik ini masih berlanjut yah....
kali ini saya kutip dari kotbah Bapak Pendeta Hendry Setiawan pada waktu acara di KFC (Kingdom Family Community).

Beliau menjelaskan bahwa pernikahan adalah hubungan manusia dengan Tuhan. Pria dan wanita bertemu . untuk mewujudkan gambar Allah (Kej.1:27 Maka Allah menciptakan u  manusia v  itu menurut gambar-Nya, w  menurut gambar Allah x  diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan y  diciptakan-Nya mereka. ) 


3 Konsep Menilai Keluarga :
1. Orang Farisi
    Kristen yang standar pernikahannya menurut pandangan mayoritas.
    Berani memakai hamba Tuhan untuk membela standarnya.
2. Orang-Orang yang tau standar tetapi tidak mau melakukannya
3. Orang yang dikaruniai dan diberi anugerah Tuhan untuk mengerti arti pernikahan yang dibukakan oleh
    Allah.

Keluarga sendiri adalah musuh dari gereja setan. Oleh karena itu sebelum menikah hendaklah mengerti tujuan dari pernikahan tersebut. Beliau juga mengatakan tidak akan menikahkan pasangan yang tidak mengerti tujuan dari pernikahan seperti karena dijodohkan, umur yang telah jatuh tempo, karena orang tua dan lain-lain.

Jika terlanjur menikah dan mengalami pernikahan yang tidak baik, maka terus datang kepada Tuhan untuk meminta pemulihan. Apapun masalahnya tetap setia kepada Tuhan. Jika belum terlanjur menikah maka bisa memikirkan ulang sebelum terjadi pernikahan, karena apa yang sudah Tuhan persatukan tidak boleh diceraikan oleh manusia.

***
Saya merasa bersyukur dalam keadaan sekarang saya belum menikah hehehe....
Saya juga bersyukur karena saya telah mengerti arti pernikahan yang sebenarnya.
Setelah saya berdoa dan berdoa,
Kalau cinta yang ditaruh di hati saya adalah pemberianNya, maka tidak akan bisa lagi dihilangkan ^^....
karena itu Abadi ^^



Wednesday, September 2, 2015

Tujuan Pernikahan

Sebelum aku berangkat ke kota ini, aku pernah bertanya-tanya kepada Tuhan,tujuan pernikahan sendiri untuk apa sebenarnya. Seringkali aku mendengar curhatan orang-orang dan juga melihat dengan kepala mataku sendiri bagaimana suatu pernikahan itu adalah suatu hal yang sangat menyakitkan. Adanya ketidaksamaan prinsip hidup, perselingkuhan, perkelahian dan lain-lain. Belum lagi masalah mertua dan menantu, perbedaan status sosial, ketidak harmonisan pihak keluarga, ekonomi dan lain-lain. 
Jika dalam pernikahan begitu berat, apakah aku sanggup ? 

Malam itu, aku bermimpi...
Dalam mimpiku, Tuhan berbicara bahwa melalui sebuah pernikahanlah aku bisa menjadi saksi Tuhan. Melalui keluargaku, akan membawa berkat bagi keluarga lain.

Ketika aku bangun, aku hanya bisa merenungkan mimpi itu. Sungguh aku masih bingung. Akhirnya aku mengambil keputusan untuk berdoa novena dan meminta Tuhan segera mempertemukan Adamku jika memang sudah waktunya. Sungguh aku berdoa dahulu sebelum aku bertemu,berkenalan hingga menjalin hubungan dengan seseorang itu.  

****
Aku tiba di kota ini dengan selamat. Puji Tuhan aku tinggal bersama keluarga saudara sepupuku yang semua anggota keluarganya cinta Tuhan Yesus. Mereka juga mulai mendoakan aku supaya segera bertemu dengan jodohku. Maklum saja, dari semua saudara perempuan, giliran aku yang belum menikah hahahahahaa..

Sampai suatu malam aku diajak ke KFC (Kingdom Family Community). Ceritanya, aku ditugaskan mendadak menjadi multimedia karena keponakanku tidak hadir dalam acara itu. Aku yang benar2 tidak pernah sama sekali bertugas menjadi multimedia spontan belajar langsung dengan temanku yang juga sibuk mengurus bayi kecilnya. Sedikit kacau waktu itu hehehe. 

Pengkotbahnya adalah Pdt Rony Daud S. Pada saat sebelum ibadah dimulai, Bapak Rony menitipkan hapenya yang sedang di cas di dekat laptop multimedia. Wahhh senangnya dititipkan hape oleh Bapak Pendeta hehehehe. Ibadah dimulai,dan topik kotbahnya adalah mengenai pernikahan. Sama seperti mimpiku, Beliau mengatakan bahwa tujuan dari pernikahan adalah untuk menggenapi maksud dan rencana Allah, tempat untuk belajar mengenai Allah. Supaya menjadi contoh bagi keluarga lain. 

Tiba-tiba air mataku terjatuh, hatiku tersentuh. Jika menikah adalah rencana Allah, maka aku tidak boleh merusak rencana Allah tersebut. Aku makin yakin bahwa pernikahan adalah kehendak Allah dan aku tidak akan mengecewakan kehendak Allah. 

Selesai kotbah, Bapak Rony mengambil hapenya dan mengucapkan terima kasih. Spontan saja aku mengucapkan terima kasih kepada Bapak Rony atas kotbahnya. " Lebih baik gagal daripada jadi tetapi hancur pada saat menjalaninya, Tuhan pasti menyediakan yang terbaik" itu sedikit pesannya yang masih kuingat. 

***
Ini sebait doaku pada Tuhan, aku meminta Tuhan mempertemukan seseorang yang lebih dewasa dari aku (dewasa mental dan umur ^^) , tentunya dia seorang yang Cinta Tuhan Yesus juga. Seseorang yang tidak akan pernah marah atas segala kekuranganku dan selalu membuat keberadaan kami dalam damai sejahtera. Seseorang yang jujur dan setia. Yah... aku sangat memimpikan pemberkatan pernikahanku sakral dalam sebuah Gereja Kristen hehehe...

***
Tuhan, jika sekarang aku mulai jatuh hati pada seseorang, mohon berikan petunjukMu. Jika memang ia adalah bagian dari rencanaMu maka bukakanlah pintu hati kami. Aku percaya Tuhan, jika dia Adamku,Yusufku dan Boasku, maka dia akan melihat bahwa aku adalah tulang rusuk sejatinya,bukan tulang rusuk palsu atau tulang rusuk melayang yang semuanya adalah bagian dari tulang rusuk dalam tubuh manusia. Sungguh Tuhan aku hanya ingin mengikuti kehendakMu, maka aku sangat membutuhkan Engkau untuk mengetahui bahwa dia adalah dariMu....
Aku Cinta Engkau Tuhan, dan atas dasar itulah aku mencintainya.
Dalam Nama Tuhan Yesus aku berdoa,Amin. 

***
Tulisan ke depan, aku akan menuliskan perjalananku bertemu dengan Adamku, karena aku sudah ditugaskan untuk memberi kesaksian kepada orang lain bahwa sebelum bertemu yang Benar pasti dipertemukan dengan yang Salah.